Ekonomi Kalbar Tumbuh di Bawah Rataan Nasional, Jadi Warning

2018 menjadi tahun yang cukup berat bagi perekonomian Indonesia. Refleksi 2018 bahkan menjadi tantangan tersendiri

Ekonomi Kalbar Tumbuh di Bawah Rataan Nasional, Jadi Warning
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / ISHAK
Suasana pemaparan perkembangan ekonomi terkini dalam era digital ekonomi Bank Indonesia, Senin (25/02/2019). 

Ekonomi Kalbar Tumbuh di Bawah Rataan Nasional, Jadi Warning

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - 2018 menjadi tahun yang cukup berat bagi perekonomian Indonesia.

Refleksi 2018 bahkan menjadi tantangan tersendiri bagi perekonomian daerah di Kalbar.

"Pertumbuhan ekonomi nasional (2018) saja 5,17 persen. Kalbar 5,07," ungkap Deputi Gubernur Bank Indonesia, Rosmaya Hadi, saat berikan pemaparan dalam agenda temu wicara Perkembangan Ekonomi Terkini Dalam Era Digital Ekonomi, di Bank Indonesia kantor perwakilan wilayah Kalbar, Senin (25/02/2019).

Pertumbuhan ekonomi Kalbar yang menurutnya hanya 5,07 persen ini jelas berada di bawah rataan pertumbuhan ekonomi nasional. Hal ini, katanya, patut menjadi warning bagi Kalbar di masa mendatang.

Baca: Bupati Citra Imbau Pelajar Bijak Pakai Smartphone

Baca: Muda Akan Kembalikan Kejayaan Kubu Raya Sebagai Sentra Beras di Kalbar

Baca: Terkait Diamankanya Pelaku Curas dan Curat, Dewan Minta Warga Selalu Waspada

Apalagi, ekonomi di Kalbar sendiri juga ditopang oleh komoditas di sektor pertanian dan perkebunan. "Be carefull buat Kalbar," sambungnya.

Namun ia optimis Kalbar di 2019 akan punya pertumbuhan perekonomian yang cukup baik. Apalagi, inflasi nasional berada di 3,13 persen, dan di  2019 ini diprediksi 3,5 plus 1.

Bahkan upaya penurunan inflasi di 2019 diyakininya bisa dipertahankan dengan baik. "Di sini lah Bank Indonesia hadir bersama stakeholder, baik pusat maupun daerah agar inflasinya terjaga dengan baik," pungkasnya.

Penulis: Ishak
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved