Pemilu 2019

Anthonius Rawing Sebut Dukcapil Tidak Libur di Hari Pencoblosan

Kadisdukcapil Kalbar, Y Anthonius Rawing mengungkapkan jika pihaknya tidak akan libur saat hari pencoblosan guna mensukseskan pemilu 2019.

Anthonius Rawing Sebut Dukcapil Tidak Libur di Hari Pencoblosan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ RIDHO PANJI PRADANA
Kadisdukcapil Kalbar, Y Anthonius Rawing. 

Y Anthonius Rawing Sebut Dukcapil Tidak Libur di Hari Pencoblosan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kadisdukcapil Kalbar, Y Anthonius Rawing mengungkapkan jika pihaknya tidak akan libur saat hari pencoblosan guna mensukseskan pemilu 2019.

Sebelumnya, terkait dengan hasil rekap DPTb, dikatakannya data Dukcapil dinamis, sementara data KPU flet, sudah ditetapkan, tidak mengikuti pertambahan Disdukcapil. Ditambah lagi pemilih pemula dan sebagainya.

"Untuk pemilu kita menggunakan UU Pemilu yang ada di KPU, kami di Dukcapil sifatnya membantu data-data kependudukan, menjamin setiap warga negara yang punya hak pilih bisa memilih, dengan adanya E-KTP," katanya, Selasa (19/02/2019).

Baca: Puluhan Tim Ramaikan Persaingan Kompetisi Bola Voli Pelajar 2019

Baca: Oknum Wartawan Peras PNS Rp 40 Juta, Terungkap 30 Orang Jadi Korban

Baca: Kodim 1201 Mempawah Siap Laksanakan TMMD di Desa Sekais Kabupaten Landak

Lebih lanjut, Rawing pun mengatakan pihaknya akan standby menbantu KPU dihari pencoblosan.

"Ini sudah intruksi dari Mendagri, melalui rakornas kita ada beberapa poin, satu diantaranya ialah pada saat hari pemilu Dukcapil se-Indonesia tidak libur, tujuannya untuk membantu KPU apabila ada yang ingin memvalidasi data kependudukan. Kalau misalnya KPPS ragu bisa cek dengan Dukcapil walaupun sebenarnya bisa mengecek juga dengan Card Reader," bebernya.

Menurut Rawing, Card Reader hasil dari adanya MoU Dukcapil dengan KPU, KPU sudah punya hak akses untuk memvalidasi data. Walaupun untuk pengadaan card reader sendiri tergantung penganggaran KPU.

Namun Dukcapil, kata dia, juga 24 jam standby untuk mengecek NIK, dan data. Kalau terbaca diserver, lanjutnya, berarti valid, sedangkan jika tidak berarti bukan data yang valid.

Maka dari itu, Rawing pun mendorong komunikasi yang baik antara KPU dan Dukcapil untuk kelancaran validasi data pemilu nantinya.

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved