Amirudin: Kalbar Listriknya Melimpah, Tapi Kontradiktif Dengan Kenyataan

Tokoh masyarakat Selakau, Amirudin mengatakan pemerintah daerah harus cepat dalam merespon kondisi Desa Buduk Sempadang.

Amirudin: Kalbar Listriknya Melimpah, Tapi Kontradiktif Dengan Kenyataan
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Tokoh Masyarakat Selakau 

Amirudin: Kalbar Listriknya Melimpah, Tapi Kontradiktif Dengan Kenyataan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Tokoh masyarakat Selakau, Amirudin mengatakan pemerintah daerah harus cepat dalam merespon kondisi Desa Buduk Sempadang.

Sebagaimana diketahui, Desa Buduk Sempadang sampai hari ini belum teraliri listrik. Dan kondisi itu sudah berlangsung puluhan tahun lamanya.

"Mereka sudah puluhan tahun berjuang sampai hari ini belum juga merasakan kemerdekaan yang sesungguhnya," ujarnya, Senin (18/2/2019).

Baca: Disini Alamat Disperindagkop UKM Sintang 

Baca: Kapolsek Jagoi Babang Apresiasi Penjaga Keamanan Ronda Malam di Desa Sekida

Baca: Peringati Hari Kesadaran Nasional, Ini Pesan Kapolres Mempawah

"Sekarang sudah zaman baru, perkembangan teknologi dan informasi sudah bukan barang tabu tetapi masih ada desa yang belum tersentuh listrik, harusnya pemerintah daerah harus cepat dan tanggap menyikapi persoalan ini bukan di biarkan bertahun lamanya," ungkapnya.

Amir menjelaskan, saat ini Kalimantan Barat dikabarkan mendapat listrik yang melimpah. Namun hal itu kontradiktif dengan kenyataan yang ada.

Oleh karenanya kata Amir, seharusnya PLN tanggap dalam masalah ini. Bukan lagi menunggu instruksi presiden, karena listrik juga merupakan hak masyarakat yang harus di penuhi.

"Apalagi info yang kita dapatkan bahwa PLN kalbar surplus listrik, dengan kondisi tersebut harusnya tidak ada lagi desa yang tidak teraliri listrik," jelasnya.

"PLN harusnya tanggap bukan lagi menunggu perintah presiden. Hak masyarakat mendapatkan kebutuhan dasar harus terpenuhi karena masyarakat telah menjalankan kewajibanya sebagai warga negara membayar pajak," tegas Amir.

Untuk itu, ia mengatakan wajar jika masyarakat mengadu kepada ketua DPD RI, Oesman Sapta Odang, yang juga merupakan senator dari Kalimantan Barat.

Karena menurut Amir, nantinya agar kondisi tersebut bisa lansung di ketahui Presiden. Apalagi jika Presiden bisa hadir di Cap Go Meh di Singkawang.

"Perwakilan masyarakat yang mengadu ke Datok Oesman Sapta sudah sangat tepat karena keluh kesah ini kita yakin akan ditindak lanjuti oleh beliau. Apa lagi perayaan Cap Go Meh Presiden Jokowi akan hadir di Kota Singkawang, maka kita harapkan persoalan ini bisa sampai ke presiden," tuturnya.

Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved