Bawaslu Mempawah Rekrut 823 Pengawas TPS

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Mempawah merekrut pengawas tempat pemungutan suara (TPS) untuk ditempakan di 823 TPS

Bawaslu Mempawah Rekrut 823 Pengawas TPS
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/DAVID NURFIANTO
Ketua Bawaslu Kabupaten Mempawah, Akhmad Amirudin saat ditemui diruang kerjanya, di Kantor Bawaslu Mempawah, Kelurahan Terusan, Kecamatan Mempawah Hilir, Minggu (17/2/2019). 

Bawaslu Mempawah Rekrut 823 Pengawas TPS

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Mempawah merekrut pengawas tempat pemungutan suara (TPS) untuk ditempakan di 823 TPS Se-Kabupaten Mempawah.

Ketua Bawaslu Kabupaten Mempawah, Akhmad Amirudin menyebutkan bahwa pihaknya, melalui Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam). Sedang merekrut pengawas TPS, sebanyak 823 orang yang akan diletakkan di 823 TPS Se-Kabupaten Mempawah.

"Jumlah ini nantinya bisa bertambah, dengan data yang masuk di KPU (Komisi Pemilihan Umum-red). Dimana ada 3 titiik yang akan bertambah jumlah TPSnya, sesuai data DPTb (Daftar Pemilih Tambahan-red)," ujar Amirudin ditemui diruang kerjanya, Kantor Bawaslu Mempawah, Kelurahan Terusan, Kecamatan Mempawah Hilir, Minggu (17/2/2019).

Baca: BKKBN Lakukan Pertemuan dan Penguatan Untuk Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Tahun 2019

Baca: Badan Pemenangan Prabowo-Sandi Sebut Pembangunan Infrastruktur Jokowi Belum Tepat Sasaran

Baca: Penumpang Sujud Syukur Selamat Dari Insiden Pesawat Lion Air JT-714 Tergelincir di Bandara Supadio

Lanjut Amirudin tiga titik tersebut diantaranya Rumah Tahanan, PT. Wika (Pelabuhan Terminal Kijing), dan Balai Pendidikan dan Pelatihan Transportasi Darat (BP2TD).

"Perekrutan pengawas TPS ini sudah dilakukan oleh rekan-rekan Panwascam sejak 11 Februari lalu, dan akan berakhir pada 25 Februari mendatang," jelasnya.

Amirudin menerangkan syarat umum pengawas TPS diantaranya, Waga Negara Indonesia, umur minimal 25 tahun, pendidikan minimal SMA Sederajat, serta melampirkan surat pernyataan bukan anggota partai politik, surat keterangan sehat, dan surat pernyataan sanggup melaksanakan tugas.

Selanjutnya, Amirudin menambahkan untuk calon pengawas TPS yang berhasil lolos seleksi nantinya akan bertugas selama satu bulan mulai dari masa pelantikan hingga H+7 pemungutan suara.

"Sesuai dengan perintah Undang-Undang, pengawas TPS ini akan dilantik 23 hari sebelum pemungutan suara dan selesai 7 hari setelah pemungutan suara. Itu masa kerja pengawas TPS. Kalau tidak salah tanggal 25 Maret nanti mereka dilantik," imbuhnya.

Dalam proses rekrutmen, Amirudin menegaskan pihaknya hanya akan meloloskan calon Pengawas TPS yang benar-benar netral. Dalam artian tidak memiliki hubungan dengan partai politik.

"Karena pengawas TPS ini tidak boleh terlibat partai politik. Artinya pengawas TPS ini tidak ada hubungan dengan partai politik, terkecuali ada keluarganya yang menjadi peserta pemilu. Maka kita akan minta, mereka untuk membuat surat pernyataan netralitas," pungkasnya.

Penulis: David Nurfianto (DAP)
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved