Kapolda Kalbar Resmikan 105 Bangunan Gedung dan Perumahan Polisi

Barusan tadi kita telah melaksanakan peresmian beberapa bangunan negara yang dipercayakan kepada institusi Polri di Polda

Kapolda Kalbar Resmikan 105 Bangunan Gedung dan Perumahan Polisi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/M Wawan Gunawan
Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono Bersama Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili, Bupati Melawi Panji, Asisten III Setda Provinsi Kalbar, dan Wakil Bupati Kubu Raya saat meresmikan 105 Bangunan Negara dan Hibah Jajaran Polda Kalbar Tahun Anggaran 2018. Yang di pusatkan di Kabupaten Sambas, Selasa (12/2/2019). 

Kapolda Kalbar Resmikan 105 Bangunan Gedung dan Perumahan Polisi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS,- Kapolda Kalimantan Barat Irjen Pol Didi Haryono pagi tadi baru saja meresmikan 105 Bangunan Negara dan Hibah Jajaran Polda Kalbar Tahun Anggaran 2018.

Bertempat di halaman Kantor Mapolres Sambas, Kapolda Kalbar yang di dampingi oleh Kapolres Sambas, Bupati Sambas, Bupati Melawi, Wakil Bupati Kubu Raya dan Asisten III Setda Provinsi Kalimantan Barat. Serta seluruh Kapolres dari 14 Kabupaten-Kota di Kalimantan Barat.

"Barusan tadi kita telah melaksanakan peresmian beberapa bangunan negara yang dipercayakan kepada institusi Polri di Polda Kalimantan Barat. Ada 105 bangunan yang kita resmikan, mulai dari gedung sampai Perumahan Polsek dan Bintara ke semuanya bersumber dari APBN dan juga dari APBD serta juga dari hibah masyarakat," ujarnya, Selasa (12/2/2019).

Baca: VIDEO: Prosesi Penyambutan Kapolda Kalbar di Mapolres Sambas

Baca: Bupati Sambas Buka Turnamen Sepakbola di Desa Kuale Pangkalan Keramat

Baca: Bupati Atbah Apresiasi Polri Beri Rasa Aman Pada Masyarakat

Kapolda mengatakan, Pelaksanaan pembangunan dan peresmian ini penting untuk di laksanakan. Menurutnya, selain sebagai bentuk transparansi dalam pembanggunan dan biaya pembangunan Polri.

Peresmian itu itu juga menunjukkan, bahwa Institusi Polri juga sebagai lembaga non profit. Untuk itu perlu di sampaikan pertanggungjawaban keuangan negara kepada masyarakat. Sehingga apa yang dilaksanakan harus bisa dirasakan langsung oleh masyarakat dimanapun.

"Ini semua dilaksanakan sebagai wujud akuntabilitas publik dari institusi Polri kepada masyarakat sebagai lembaga non profit. Selain itu ini juga sebagai bentuk pemberian sarana prasarana kepada anggota Polri yang bertugas dalam melaksanakan tugas tugas pengamanan sebagai anggota Polri," bebernya.

Untuk itu ia katakan, dengan adanya sarana dan prasarana baru tersebut. Maka di Harapkan bisa meningkatkan semangat dari anggota Polri dalam menjalankan tugasnya.

"Ketiga ini untuk memberi semangat kepada anggota (Polri-Red) sehingga ia tidak lagi memikirkan kondisi kantor dan di mana ia tinggal. Karena ini menjadi bagian reward untuk anggota Polri," ungkapnya.

"Untuk di Polres Sambas karena sudah diberikan fasilitas-fasilitas yang baik. Harapannya kerjanya lebih baik lagi dan bisa memberi yang terbaik pada masyarakat dalam rangka sebagai pelindung pengayom masyarakat untuk menjaga Kamtibmas," jelas Jendral bintang dua tersebut.

Sementara itu, saat di tanyakan mengapa memilih Kabupaten Sambas sebagai lokasi tempat peresmian Bangunan Negara dan Hibah Jajaran Polda Kalbar Tahun Anggaran 2018. Ia mengatakan karena memperhatikan beberapa hal dan ada pertimbangan tersendiri. Salah satu pertimbangannya adalah, lantaran Sambas sebagai tempat perbatasan.

"Kami memilih Sambas sebagai pusat peresmian pembanggunan, di Sambas karena ada nilai-nilai yang tinggi. Terutama karena Sambas mampu mengelola Kamtibmas juga karena Sambas berada di daerah perbatasan dengan negara tetangga," ungkapannya.

Ia menjelaskan, sebagaimana di ketahui. Kalimantan Barat memiliki lima daerah yang berbatasan langsung dengan negara tetangga dari. Dari lima Kabupaten itu, sedikitnya ada 15 Kecamatan yang berbatasan langsung dengan Negara tetangga.

Dengan demikian, Sambas sebagai salah satu daerah perbatasan sudah sepatutnya menjadi perhatian. Dan menjadi barometer dilaksanakan kegiatan cegah Tangkal untuk mencegah barang ilegal dan lain sebagainya dengan konsep Zero ilegal.

Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved