Disdukcapil Hentikan Pelayanan KIA, Ramlana: Ada Pergeseran Data

Disdukcapil sudah lapor, dan mereka juga masih fokus dalam penyelesaian perekaman KTP-el

Disdukcapil Hentikan Pelayanan KIA, Ramlana: Ada Pergeseran Data
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/David Nurfianto
Bupati Mempawah, Gusti Ramlana saat diwawancarai diruang kerjanya, di Kantor Bupati Mempawah, Selasa (12/2/2019). 

Disdukcapil Hentikan Pelayanan KIA, Ramlana: Ada Pergeseran Data

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Mempawah menghentikan sementara pelayanan Kartu Identitas Anak (KIA).

Hal ini dikarenakan Disdukcapil masih fokus dalam penyelesaian perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el).

Menanggapi hal tersebut, Bupati Mempawah, Gusti Ramlana menyebutkan penghentian sementara pelayanan Kartu Identitas Anak (KIA), disebabkan adanya pergeseran data.

"Memang kemarin ada perubahan penggeseran data, data manual masuk ke data elektronik. Ini hanya sementara ditutup, kedepan akan dilanjutkan lagi," ujar Ramlana saat diwawancarai diruang Kerjanya, Selasa (12/2/2019).

Baca: BREAKING NEWS - 15 Terdakwa Narkotika Dituntut Hukuman Mati

Baca: Ingin Anak Anda Belajar Sambil Menjelajah Negara Baru? Berikut Cara Merencanakannya

Baca: Temuan Mayat di Singkawang, Pihak Keluarga Sempat Melaporkannya ke Pihak Berwajib

Ramlana mengatakan pihaknya juga telah mendapatkan laporan dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Mempawah, terkait penghentian pelayanan KIA.

"Disdukcapil sudah lapor, dan mereka juga masih fokus dalam penyelesaian perekaman KTP-el (Kartu Tanda Penduduk Elektronik-red)," jelasnya.

Ramlana menegaskan pelayanan akan dibuka kembali, sehabis pemilu Pilleg dan Pilpres pada April mendatang.

Setelah dibukanya pelayanan KIA nanti, Ramlana berharap masyarakat  tetap melakukan perekaman Kartu Identitas Anak (KIA), guna memberikan identitas pada anak.

"Perekaman ini dilakukan, agar anak memiliki identitas kepada anak. Sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku," pungkas Ramlana.

Penulis: David Nurfianto (DAP)
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved