Pemilu 2019

Tanggapi Kritikan Prabowo Soal Pemerintahan Presiden Soeharto, Partai Berkarya Sebut Otokritik

"Pak Prabowo justru menunjukkan kadar kenegarawanan dan kejernihan pandangannya dengan otokritik seperti itu,

Tanggapi Kritikan Prabowo Soal Pemerintahan Presiden Soeharto, Partai Berkarya Sebut Otokritik
TRIBUNNEWS.COM
Tommy Soeharto (kiri) didampingi Sekjen Partai Berkarya Badaruddin Andi Picunang (kanan). 

Tanggapi Kritikan Prabowo Soal Pemerintahan Presiden Soeharto, Partai Berkarya Sebut Otokritik

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, JAKARTA - Sekjen Partai Berkarya Priyo Budi Santoso menilai, pernyataan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto terkait Orde Baru merupakan sebuah otokritik.

Prabowo menyebut arah pembangunan nasional telah keliru sejak zaman Orde Baru di bawah kepemimpinan Presiden Soeharto.

"Ini sebenarnya otokritik yang biasa saja dan baik untuk pelajaran ke depan," ujar Priyo melalui pesan singkat, Senin (11/2/2019).

Priyo tak sepakat jika pernyataan Prabowo dilihat sebagai pernyataan yang kurang bijak. Priyo justru menilai pernyataan itu menunjukkan sikap kenegarawanan dan kejernihan Prabowo.

Baca: Pengunjung Tertegun Lihat Sapi Masuk Supermarket

Baca: Rayakan Malam Valentine di Hotel Aston, Paket Istimewa Rp250 Ribu Untuk Dinner Berdua

Ia juga mengatakan, kritik Prabowo sebagai suatu hal yang lumrah. Sebab, kata Priyo, setiap era kepemimpinan presiden RI pasti memiliki kekurangan.

"Pak Prabowo justru menunjukkan kadar kenegarawanan dan kejernihan pandangannya dengan otokritik seperti itu," kata Priyo yang selama ini membanggakan Soeharto.

"Lumrah saja. Semua era pasti ada kekurangan, tapi juga prestasi yang hebat," katanya.

Sebelumnya Prabowo Subianto mengatakan arah pembangunan Indonesia saat ini menuju ke arah yang keliru. Kekeliruan tersebut terjadi sejak puluhan tahun lalu, bahkan saat Orde Baru berkuasa.

Hal itu ia ungkapkan saat menghadiri perayaan ulang tahun ke-20 Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) di Sports Mall, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (6/2/2019).

"Dari awal, dari sekian belas tahun, sekian puluh tahun, dari saya masih di dalam Orde Baru saya sudah melihat arah perkembangan, arah pembangunan Indonesia, sebenarnya arahnya menuju arah yang keliru," ujar Prabowo.

Menurut Prabowo, para elite saat ini telah gagal dalam mengelola negara. Ia pun menyebut para elite itu tidak berguna.

Ketua Umum Partai Gerindra itu mengatakan, semua indikator pembangunan menunjukkan Indonesia tengah menuju kegagalan. (*)

Artikel ini telah terbit di kompas.com dengan judul Berkarya Anggap Pernyataan Prabowo soal Orde Baru sebagai Otokritik

Editor: Rihard Nelson Silaban
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved