Perdagangan Awal Pekan, IHSG Berakhir di Zona Merah

Nilai transaksi mencapai Rp7,81 triliun. Volume trading sebanyak 143,95 miliar saham. Investor asing membukukan jual bersih -Rp132,90 miliar.

Perdagangan Awal Pekan, IHSG Berakhir di Zona Merah
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Ilustrasi 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,PONTIANAK - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) bertengger di zona merah pada akhir perdagangan hari Senin (11/2/2019).

IHSG menanggalkan level psikologis 6.500 setelah tergerus -0,41 persen (-27 poin) ke level 6.495.

Baca: Turut Berduka Cita, Rusman Ali: Habib Zulfi Orang Baik, Mari Kita Doakan Bersama

Baca: Live ILC TVOne Selasa (12/2), Topik Spesial di Ulang Tahun ke-11 TVOne! Berharap Rocky Gerung Hadir

Indeks LQ45 -0,69% ke 1.020. Indeks IDX30 -0,59% ke level 561. IDX80 -0,43% ke 146. Indeks JII -1,00% ke 710. Indeks Kompas100 -0,54% ke 1.327. Indeks Sri Kehati -0,34 persen ke 398 dan Indeks SMInfra18 -0,39 persen ke level 332.

Dikutip dari iPot News disebutkan bahwa saham yang masuk top gainer: LPPF, TLKM, BBNI, BMRI, INDF, PGAS, GGRM.

Sementara Saham-saham dalam deretan top loser adalah SMGR, BBCA, BBRI, SCMA, SRIL, PTBA, ICBP.

Selanjutnya untuk saham teraktif hari ini yakni LEAD, NATO, FREN, TLKM, ANTM, FILM, ADRO.

Nilai transaksi mencapai Rp7,81 triliun. Volume trading sebanyak 143,95 miliar saham. Investor asing membukukan jual bersih -Rp132,90 miliar.

Adapun nilai tukar rupiah melemah -0,54% ke posisi Rp14.040 terhadap dolar AS. (04:00 pm).

Bursa Asia
Market saham Asia bergerak stagnan pada akhir perdagangan hari Senin (11/2/2019). Para pemodal tak kuasa menahan kecemasan terhadap pertumbuhan global, situasi politik domestik di AS serta perang dagang AS dan China.

Indeks Asia Pacific (benchmark pasar saham Asia dan Pasifik) bergerak melandai.
Para pemodal di bursa Asia kini mencermati negosiasi konflik dagang AS dan China pada pekan ini yang akan digelar di Beijing, China.

Halaman
12
Penulis: Nina Soraya
Editor: Nina Soraya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved