Kecamatan Pontianak Kota Gelar Musrenbang, Sahroni Sebut Kawasan Kumuh Tinggal Gang Delima

Kecamatan Pontianak Kota menggelar musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) untuk tahun 2020.

Kecamatan Pontianak Kota Gelar Musrenbang, Sahroni Sebut Kawasan Kumuh Tinggal Gang Delima
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ SYAHRONI
Camat Pontianak Kota, Sahroni didampingi, Lurah Darat Sekip saat diwawancara usai menyerahkan bantuan dasar pada korban kebakaran Gang Ramin, Jumat (25/1/2019). 

Kecamatan Pontianak Kota Gelar Musrenbang, Sahroni Sebut Kawasan Kumuh Tinggal Gang Delima

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK -  Kecamatan Pontianak Kota menggelar musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) untuk tahun 2020.

Kegiatan yang dihadiri langsung Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, Anggota DPRD Kota Pontianak Dapil setempat, Bebby Nailufa, Suarmadjat, jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Lurah se Kecamatan Pontianak Kota serta tokoh masyarakat setempat.

Camat Pontianak Kota, Sahroni menjelaskan sebetulnya musrenbang tingkat kecamatan ini bagian dari meneruskan aspirasi asyarakat setelah dilaksanakan ditingkat kelurahan.

Seluruh aspira masyatakat ditampung dan dikaji bersama, mana yang menjadi prioritas dalam pembangunan dalam waktu dekat.

Baca: Ketua DPR Akan Dorong RUU P-KS Disahkan Meski Fraksi PKS Menolak

Baca: Live Streaming Persib Vs Persiwa Wamena, Segera Berlangsung! Babak 32 Besar Piala Indonesia

Baca: Susunan Pemain Persib Bandung vs Persiwa Wamena, Miljan Radovic Turunkan Skuad Terbaik

Program Musrenbang 2017 lalu yang dilaksanakan 2018, ia tegaskan berjalan dengan baik semuanya. Kemudian untuk 2019 ini yang perencanaannya dilakukan 2018 lalu diharapkan dapat teralisasi dengan baik pula pada tahun ini.

"Realisasi 2018 terhadap Musrenbang 2017 memang sangat baik, contohnya dari Dinas Perumahan dan Permukiman Rakyat tahap pertama ada 21 kegiatan dan tahap kedua 123 kegiatan yang dibuat di Pontianak Kota,"ucap Sahroni saat diwawancarai disela-sela kegiatan Musrenbang Kecamatan Pontianak Kota di Hotel Mahkota, Senin (11/2/2019).

Kemudian dijelaskannya untuk material yang diberikan pada masyarakat ada 24 lokasi dengan anggaran Rp600 juta lebih.

Kegiatan lainnya pemberdayaan UMKM, untuk di Kecamatan Pontianak Kota UMKM yang teregistrasi 200, dam akan dibina terkait produk, pengemasan dan lainnya.

Sementara untuk bidang PUPR disampaikannya memang sudah baik, tapi ada satu yang perlu dibereskan yaitu pembenahan kawasan Sepakat 8 yang selama ini sering terjadi banjir saat hujan lebat. Hal itu karema tak ada saluran yang langsung menghubungkan ke saluran induk di Jalan Dr. Wahidin.

Halaman
12
Penulis: Syahroni
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved