Instalasi Pengolahan Air Ambruk, Ramlana: Mudah-mudahan Secepatnya Ditanggulangi

Saya harapkan 2 bulan 3 bulanlah sudah selesai, karena ini juga harus di bongkar semuanya

Instalasi Pengolahan Air Ambruk, Ramlana: Mudah-mudahan Secepatnya Ditanggulangi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ DAVID NURFIANTO
Bupati Mempawah, Gusti Ramlana saat meninjau lokasi Instalasi Pengolahan Air (IPA) yang ambruk didampingi Pj Sekda, Ismail dan pejabat Dinas PUPR serta Pegawai PDAM, di Kantor PDAM Jalan Gusti Ibrahim Tsafiuddin, Mempawah Hilir, Senin (11/2/2019). 

Instalasi Pengolahan Air Ambruk, Ramlana: Mudah-mudahan Secepatnya Ditanggulangi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Instalasi Pengolahan Air (IPA) milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Mempawah ambruk.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Mempawah Gusti Ramlana mengatakan bahwa secepatnya akan ditanggulangi, dan 2 sampai 3 bulan kedepan sudah selesai di perbaikan.

"Nah,,  kita harap mudah-mudahan bisa secepatnya kita tanggulangi, karena berpengaruh kepada distribusi kepada konsumen. Kemudian kita harapkan dalam tim teknik mulai bekerja untuk memperbaiki jaringan instalasi yang ada ini,  ya minimal 2 atau 3 bulan kedepan sudah bisa berfungsi kembali," ujar Ramlana saat di wawancarai Tribun, di Kantor PDAM Jalan Gusti Ibrahin Tsafiuddin, Mempawah Hilir, Senin (11/2/2019).

Ramlana menjelaskan Instalasi Pengolahan Air ini, dibangun pada tahun 2010 melalui dana APBD.

Baca: Istri Panwascam Nyaleg, Aryana: Jika Terbukti Tak Netral, Pasti Diproses

Baca: Bangun SMK Unggulan, Eko: Bisa Tingkatkan IPM Warga Sambas

"Tahun 2010 sudah dibangun, memalui dana APBD kalo gak salah  ya. Yang jelas kita punya tiga tempat pengolahan masing-masing kapasitasnya ada yang bervolume 33 per detik, 30 dan yang di sini 20 per detik," imbuh Gusti Ramlana.

Selain itu, Ramlana menambahkan IPA yang rusak ini, diperuntukkan bagi warga Kuala sampai Sungai Pinyuh.

"Kuala, Bakau, Sungai pinyuh mengalami kendala akibat kerusakan ini, kita mau betulkan. Karena ada aturan sendiri dalam rangka pengamanan ketentuan konsumen, mudah-mudahan secepatnyalah kami usahakan," tambahnya.

Ramlana berharap kedepannya tidak ada lagi kejadian seperti ini, Kalau bisa yang lebih mantap lagi. 

"Saya harapkan 2 bulan 3 bulanlah sudah selesai, karena ini juga harus di bongkar semuanya," ungkapnya.

Ramlana menegaskan bahwa pihaknya telah memprogramkan penambahan kapasitas IPA.

"Memang kita telah memprogramkan untuk tahun ini untuk program, untuk yang lalukan pipanisasi. Tahun ini kita coba untuk meningkatkan kapasitas dalam kaitan dengan mesin-mesin penggerak fasilitas lainnya, yang kita tunjang," pungkas Ramlana. 

Penulis: David Nurfianto (DAP)
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved