Berusia 10 Tahun Intalasi Pengolahan Air Ambruk, Trisna Jaya: Akibat Pondasi IPA PDAM Turun

IPA milik PDAM Kabupaten Mempawah yang terletak di Jalan Gusti Ibrahin Tsafiuddin (Tanjung Berkat) ini baru berusia 10 tahun

Berusia 10 Tahun Intalasi Pengolahan Air Ambruk, Trisna Jaya: Akibat Pondasi IPA PDAM Turun
TRIBUNPONTIANAK/DAVID
Bangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Mempawah yang ambruk, di Jalan Gusti Ibrahin Tsafiudsin (Tanjung Berkat), Kecamatan Mempawah Hilir, Senin (11/2/2019). 

Berusia 10 Tahun Intalasi Pengolahan Air Ambruk, Trisna Jaya: Akibat Pondasi IPA PDAM Turun

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Instalasi Pengolahan Air (IPA) milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Mempawah ambruk.

IPA milik PDAM Kabupaten Mempawah yang terletak di Jalan Gusti Ibrahin Tsafiudsin (Tanjung Berkat) ini baru berusia 9 tahun, pasca dibangun pada tahun 2010 lalu.

Diketahui IPA PDAM ini ambruk pada hari minggu (10/2), ambruknya IPA PDAM ini disebabkan, oleh runtuhnya pondasi IPA yang dipicu dengan labilnya struktur tanah di sekitar lokasi.

Pasalnya pondasi IPA ini dibangun dengan metode cor gantung, yang diduga tidak mampu menahan beban IPA yang memproduksi volume air 20 liter per detik.

Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Mempawah, Trisna Jaya mengatakan bahwa ambruknya IPA, disebabkan turunnya pondasi IPA yang dipicu dengan labilnya strutur tanah di sekitar lokasi.

Baca: Video dan Link LIVE Streaming LIDA Indosiar Grup 11 Top 64! Cara Dukung Favorit Kamu Nanti Malam

Baca: Roboh Teras Bangunan BNI Putussibau, Ini Penjelasan Kapolsek

Baca: BREAKING NEWS - Instalasi Pengolahan Air Milik PDAM Ambruk

"Pondasi IPA turun akibat labilnya strutur tanah di sekitar lokasi. Dan diduga tidak mampu menahan beban IPA, yang memproduksi volume air 20 liter per detik," ujar Trisna Jaya saat diwawancarai Tribun, di Kantor PDAM Jalan Gusti Ibrahin Tsafiudsin, Mempawah Hilir, Senin (11/2/2019).

Trisna menjelaskan runtuhnya IPA ini, menghambat pelayanan dan proses pengaliran Air PDAM di Kecamatan Mempawah Timur dan Kecamatan Sungai Pinyuh.

"Sementara ini sekitr 800 pelanggan, tidak bisa teraliri Air PDAM. Untuk kembalinya proses pengaliran belom bisa dipastikan, karena jikapun di ambil dari IPA yang lain. Kapasitasnya tidak mencukupi, ditambah lagi harus menambah jam operasional, yang pastinya akan berdampak pada anggaran," terangnya

Baca: VIDEO: Instalasi Pengolahan Air PDAM Mempawah Ambruk

Baca: VIDEO: Bupati Mempawah Tinjau Lokasi Ambruknya IPA PDAM

Trisna mengungkakan proses perbaikan juga belum dipastikan kapan, karena ini menyangkut anggaran.

"Dimana APBD 2019 sendiri sudah tutup buku, ini juga masih kita bahas bersama Pemerintah, bagaimana solusi untuk mengatasi hal tersebut," imbuhnya.

Untuk itu, Trisna berharap proses perbaikan bisa cepat dilakukan, karena jika dibiarkan akan menghambat proses pelayanan.

"Kita juga harapkan pelanggan bisa mengerti akan terhambatnya proses pelayanan ini, khususnya pelanggan di wilayah Mempawah Timur dan Sungai Pinyuh," pungkas Trisna.

Penulis: David Nurfianto (DAP)
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved