Pileg 2019

Sosialisasi, Trenggani: Layanan Pindah Memilih Paling Lambat 17 Februari

Banyak yang ingin pindah memilih dari luar Kalbar, lalu kami infokan bagaimana cara pindah memilih, lumayan banyak yang bertanya

Sosialisasi, Trenggani: Layanan Pindah Memilih Paling Lambat 17 Februari
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Suasana saat KPU Kalbar menggelar sosialisasi layanan pindah memilih di area Car Free Day Pontianak, Minggu (10/2/2019). 

Sosialisasi, Trenggani: Layanan Pindah Memilih Paling Lambat 17 Februari

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - KPU Kalbar terus menggencarkan sosialisasi terkait dengan DPTb dan DPK untuk Pemilu 2019.

Kali ini, jajaran KPU Kalbar menggelar sosialisasi di Area Car Free Day dan GOR Pangsuma Pontianak.

Untuk diketahui, masyarakat yang bisa hendak masuk ke DPTb atau Daftar Pemilih Tambahan dikategorikan seperti bekerja diluar domisili, sedang mengenyam pendidikan.

Kemudian, sedang dirawat di pansos atau rehabilitasi, Napi, tertimpa bencana, bertugas saat pemungutan suara, dirawat ditempat kesehatan baik rumah sakit maupun puskesma serta warga yang pindah domisili.

Baca: Diduga Terlibat Curanmor, Tiga Pria Diringkus Polsek Pontianak Timur

Baca: Unit Lantas Polsek Teluk Keramat Kenalkan Rambu Lalu Lintas Kepada Masyarakat

Divisi Sosialisasi Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Kalbar, Trenggani menerangkan jika sosialisasi yang dilakukan pihaknya pun mendapat sambutan baik dari elemen masyarakat.

"Banyak yang ingin pindah memilih dari luar Kalbar, lalu kami infokan bagaimana cara pindah memilih, lumayan banyak yang bertanya," katanya, Minggu (10/02/2019).

Lebih lanjut, diungkapkan Trenggani pula bagi masyarakat yang hendak pindah memilih dan ingin mendapatkan formulir A5 dapat menghubungi KPU atau PPS setempat termasuk juga bisa dilakukan di PPS dan KPU tujuan.

Baca: Gelar Kegiatan Sosial, KAMMI Mengabdi di SDN 61 Sungai Raya

"Saya mengimbau ke masyarakat untuk segera mendaftarkan diri bagi yang hendak pindah memilih sesuai dengan kategori yang ada, karena layanan pindah memilih paling lambat hingga 17 Februari 2019 ini," kata Trenggani.

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved