Spesialis Muda Fanny Farosa Sebut LHKPN Sebagai Instrumen Pencegahan Korupsi

Ini bagian dari instrumen pengawasan dan pencegah korupsi, bentuk tranparansi, sehingga pejabat tak perlu merasa dicurigai

Spesialis Muda Fanny Farosa Sebut LHKPN Sebagai Instrumen Pencegahan Korupsi
Ilustrasi korupsi 

Spesialis Muda LHKPN Fanny Farosa Sebut LHKPN Sebagai Instrumen Pencegahan Korupsi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBURAYA - Spesialis Muda LHKPN, Direktorat Pendaftaran dan Pemeriksaan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (PP LHKPN) KPK RI, Fanny Farosa mengatakan LHKPN sebagai satu diantara instrumen pengawasan dan pencegahan korupsi di penyelenggara negara. Walaupun diakuinya memang belum ada indikator pasti untuk keberhasilannya namun masyarakat bisa menilai secara langsung.

"Ini bagian dari instrumen pengawasan dan pencegah korupsi, bentuk tranparansi, sehingga pejabat tak perlu merasa dicurigai. Sebagai contoh selama ini Pilkada setiap calon bisa dilihat harta kekayaan dan masyarakat bisa menilai," ujarnya.

Baca: 30 Finalis Putra-Putri Rebut Gelar Duta Istana Kadriah 2019

Baca: VIDEO: Detik-Detik Reva Alexa Tertunduk Saat Polisi Beberkan Fakta Ganti Jenis Kelamin di Singkawang

Baca: Cerita Rusman Ali yang Lebih 10 Kali Didatangi KPK

Ia mengatakan LHKPN ini bisa diakses oleh siapa saja sehingga transparansi kekayaan penyelenggara negara bisa dilihat langsung oleh masyarakat.

"Untuk pelaporan dengan sisten yang baru ini masyatakat bisa mengakses dengan mengunjungi web https://eLHKPN.KPK.Go.id, disana akan terlihat siapa saja yang sudah melaporkan dan apa saja harta kekayaannya. Kalau untuk fotmat pelaporan yanv lama bisa dikases melalui Acch.KPK.Go.id," tuturnya.

Diakuinya untuk Kabupaten Kubu Raya sejak pertama kali diterapkan pelaporan harga kekayaan ini masih cukup rendah. Dimana untuk saat ini diakuinya masih terkendala pada kurangnya pemahaman peserta dalam melakukan pelaporan.

"Sejak 2017 lalu capaian pelaporan ini baru 14 persen, setelah kita lihat ternyata kendalanya di teknis. Dimana masih banyak yang belum bisa log-in dan bermasalah pada emaiknya, namun setelah sosialisasi ini kendala tersebut bisa diatasi," tukasnya.

Penulis: Try Juliansyah
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved