Pilpres 2019

Gubernur Jateng Ganjar Sebut Markas Kubu BPN Prabowo di Solo Sepi dan Tanpa Kehidupan

markas tersebut justru membangkitkan semangat kader PDI-Perjuangan untuk memenangkan Jokowi-Ma'ruf. "Markas itu kan membangunkan banteng tidur

Gubernur Jateng Ganjar Sebut Markas Kubu BPN Prabowo di Solo Sepi dan Tanpa Kehidupan
TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menjadi pembicara pada acara diskusi Dewan Guru Besar Universitas Indonesia (UI) bertajuk Indonesia Menjawab Tantangan: Kepemimpinan Menjadi Bangsa Pemenang di aula Fakultas Kedokteran UI, Salemba, Jakarta Pusat, Jumat (20/12/2013). 

Gubernur Jateng Ganjar Sebut Markas Kubu BPN Prabowo di Solo Sepi dan Tanpa Kehidupan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, JAKARTA - Gubernur Jawa Tengah yang juga kader PDI Perjuangan Ganjar Pranowo membantah jika elektabilitas pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin yang sempat turun di Jawa Tengah karena pindahnya markas Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga ke Solo.

Menurut dia, markas tersebut justru sepi. 

"Markasnya aja enggak hidup kok, sepi kok. Anda pernah lihat enggak?" kata dia, saat ditemui di Hotel Sultan, Jakarta, Jumat (8/2/2019). 

Dia mengatakan, markas tersebut justru membangkitkan semangat kader PDI-Perjuangan untuk memenangkan Jokowi-Ma'ruf. 

"Markas itu kan membangunkan banteng tidur," ujar Ganjar. 

Oleh karena itu, Ganjar mengaku tidak ambil pusing dengan penurunan elektabilitas Jokowi-Ma'ruf di Jateng.

Baca: BREAKING NEWS - 11 Kantong Tabloid Indonesia Barokah Sasar Kalbar

Baca: Penggelembungan Anggaran Modus Populer Pelaku Koruptor, Kerugian Negara Rp 541 Miliar

Menurut Ganjar, hal itu adalah dinamika yang biasa dalam kontestasi pemilu.

"Tinggal dinaikkan lagi loh, kok repot tho. Turun-naik itu kan biasa saja," kata dia.

Ganjar mengatakan, ia juga pernah mengalaminya saat Pilkada Jawa Tengah pada 2018. Elektabilitasnya naik-turun di sejumlah survei, tetapi akhirnya dia keluar sebagai pemenang.

Sebelumnya, calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo Joko Widodo bicara blak-blakan soal hasil survei internal timnya di Jawa Tengah. Ia mengakui bahwa elektabilitasnya bersama Ma'ruf Amin sempat turun.

"Empat minggu lalu di Jateng elektabilitas kita turun 2 persen. Tapi setelah saya undang tim kita (di Jawa Tengah) ke Jakarta, sekarang sudah naik lagi," kata Jokowi saat menghadiri silaturahmi dengan paguyuban pengusaha Jawa Tengah, di Semarang Town Square, Semarang, Sabtu (2/2/2019).

Oleh karena itu, Jokowi mengaku sangat menghargai kerja keras para pendukung dan relawannya di Jawa Tengah. Ia berharap para pendukung dan relawan terus bekerja keras hingga hari pemungutan suara pilpres 2019.

"Saya titip apa adanya bahwa dalam 2 bulan ini sangat menentukan sekali kemana arah negara ke depan akan kita bawa. Sehingga saya hargai kerja keras dukungan Bapak Ibu, utamanya di Jateng," ujar Jokowi. (*)

Artikel ini telah terbit di kompas.com dengan judul Ganjar Pranowo Sebut Markas Prabowo-Sandiaga di Solo Tak Hidup

Editor: Rihard Nelson Silaban
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved