Pertumbuhan Ekonomi Kalbar Triwulan IV-2018 Tumbuh 5,07 Persen

Pitono mengatakan Ekonomi Kalimantan Barat Triwulan IV-2018 tumbuh 5,07 Persen.

Pertumbuhan Ekonomi Kalbar Triwulan IV-2018 Tumbuh 5,07 Persen
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Ekonomi Kalimantan Barat Triwulan IV-2018 tumbuh 5,07 Persen. 

Pertumbuhan Ekonomi Kalbar Triwulan IV-2018 Tumbuh 5,07 Persen

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK- Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalbar, Pitono mengatakan Ekonomi Kalimantan Barat Triwulan IV-2018 tumbuh 5,07 Persen.

Berdasarkan press release yang dikeluarkan oleh BPS Kalbar, perekonomian Kalbar berdasarkan besaran produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku triwulan IV-2018 mencapai Rp 50 953,13 miliar dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp 33 846,32 miliar.

"Ekonomi Kalimantan Barat triwulan IV-2018 (c-to-c) tumbuh 5,06 persen. Dari sisi produksi, pertumbuhan didorong oleh Lapangan Usaha Jasa Keuangan dan Asuransi sebesar 8,15 persen. Sementara
dari sisi pengeluaran terutama didorong oleh Komponen LNPRT yang tumbuh sebesar 9,68 persen," ungkapnya.

Baca: Foto-foto DPO di Lapas Klas IIA Pontianak, Usai Dijemput Paksa Kejari Sanggau dari Jakarta

Baca: Vanessa Angel Terkini - Penahanan Ditunda, Depresi Ingin Bunuh Diri hingga Opname

Lanjutnya, Ekonomi Kalimantan Barat triwulan IV-2018 tumbuh 5,07 persen (y-on-y). Dari sisi produksi, pertumbuhan didorong oleh hampir semua lapangan usaha, dengan pertumbuhan tertinggi dicapai Lapangan Usaha Pertambangan dan Penggalian yang tumbuh 9,86 persen. Dari sisi Pengeluaran, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Komponen Pengeluaran LNPRT yang tumbuh sebesar 8,94 persen.

Maka demikian Ekonomi tumbuh sebesar 1.75 persen (q-to-q). Dari sisi produksi, dan pertumbuhan tertinggi pada Lapangan Usaha Jasa Pendidikan sebesar 6,33 persen. Sementara dari sisi Pengeluaran dicapai oleh Komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah yaitu sebesar 14,74 persen.

"Struktur ekonomi Kalimantan Barat pada triwulan IV-2018 didominasi oleh Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan sebesar 18,70 persen, Industri Pengolahan 16,51 persen, Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Motor 14,03 persen dan Konstruksi 13,35 persen," pungkasnya.

Baca: Tangis Keluarga Histeris, Setoros Ungkap Kematian Mertua Yang Terjebak Dalam Kobaran Api

Baca: Tambah Tiga Diler di 2019, Wuling Optimis Makin Besar di Kalbar

Baca: LIVE STREAM PS Keluarga Vs Sriwijaya FC, Leg 2 Babak 32 Besar Piala Indonesia Jam 15.00 WIB

Penulis: Maudy Asri Gita Utami
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved