Betapa Pentingnya JKN-KIS Bagi Ayah Irmi

Irmi menceritakan jika ia dan keluarganya sudah bertahun-tahun berobat menggunakan JKN-KIS, apalagi ayahnya.

Betapa Pentingnya JKN-KIS Bagi Ayah Irmi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Irmi, Peserta Penerima Bantuan Iuran 

Betapa Pentingnya JKN-KIS Bagi Ayah Irmi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID –  Kehadiran Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan 5 tahun yang lalu, terbukti telah memberikan dampak yang sangat positif bagi seluruh lapisan masyarakat di Indonesia.

Adalah Irmi (19), remaja asal Kabupaten Landak ini tak kuasa menahan air matanya ketika diwawancara oleh tim BPJS Kesehatan, Senin (28/01).

Ia sangat merasakan betapa pentingnya Kartu JKN-KIS bagi keluarganya terutama ayahnya. Bagaimana tidak, sejak terdaftar sebagai peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBN tahun 2014, hingga kini keluarganya selalu memanfaatkan layanan kesehatan dengan menggunakan Kartu JKN-KIS.

Baca: Yanto Komitmen Bayar Iuran JKN Bukan Karena Sakit, Tapi Ingin Membantu Sesama

Baca: BPJS Kesehatan Sintang Pastikan Tidak Boleh Ada Diskriminasi Terhadap Peserta JKN-KIS

Baca: Mengapa RS Swasta Enggan Kerjasama Dengan BPJS, Handanu Nilai RS Profit Oriented

“Saya terlahir dari keluarga  kurang mampu, ditambah lagi ayah sejak tahun 2014 menderita infeksi paru-paru sehingga ayah tak mampu lagi menafkahi keluarga. Ibu saya yang harus berjuang sendiri menjadi tulang punggung keluarga sembari merawat ayah,” cerita Irmi sembari  terus mengusap air matanya.

Irmi menceritakan jika ia dan keluarganya sudah bertahun-tahun berobat menggunakan JKN-KIS, apalagi ayahnya.

Jika dihitung entah sudah  berapa banyak biaya yang telah mereka habiskan untuk biaya pengobatan sang ayah mulai dari rawat jalan hingga rawat inap dengan memanfaatkan layanan JKN-KIS.

“Beruntungnya saya dan keluarga diberikan Kartu JKN-KIS oleh pemerintah, bagi keluarga kami ini benar-benar sebuah pertolongan Tuhan. Kartu ini ibarat kartu yang sakti bagi ayah saya. Bayangkan saja setiap hari ia harus mengonsumsi obat agar tidak mengalami sesak nafas. Kalau tidak dengan menggunakan kartu JKN-KIS darimana kami bisa mendapatkan uang untuk berobat secara rutin di fasilitas kesehatan. Sedangkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saja kami kekurangan. Program JKN-KIS ini benar-benar telah menyelamatkan ayah saya dan juga menyelamatkan kami dari biaya berobat yang mahal,” tutur Irmi.

Mewakili keluarganya, Irmi menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada pemerintah yang telah menyelenggarakan program JKN-KIS. Tak lupa ia juga mengucapkan terima kasih kepada BPJS Kesehatan yang diperintah langsung oleh undang-undang untuk mengelola program ini. Harapannya program JKN-KIS dapat terus berlangsung dan berjalan baik mengingat banyak sekali masyarakat yang sangat bergantung hidupnya melalui program ini.

“Kehadiran program JKN-KIS sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, bukan hanya ayah saya yang bergantung hidupnya pada program ini, banyak kerabat di kampung kami di Dusun Jambu Tembawang Kabupaten Landak Kalimantan Barat maupun di daerah lain yang juga merasakan manfaat program ini,” tutup Irmi.(*)

Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved