8 Alasan Rokok Vape Tak Aman Dikonsumsi

Banyak orang menganggap rokok elektrik atau yang juga dikenal dengan sebutan "vape" tidak seberbahaya rokok tembakau.

8 Alasan Rokok Vape Tak Aman Dikonsumsi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ NUR IMAM SATRIA
Cairan Rokok Elektrik atau Liquid Vape 

TRIBUNPONTINAK.CO.ID - Banyak orang menganggap rokok elektrik atau yang juga dikenal dengan sebutan "vape" tidak seberbahaya rokok tembakau. Keliru jika menganggap vape adalah sesuatu yang lebih aman.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga telah menyatakan tidak ada rokok, baik tembakau maupun vape, yang aman dikonsumsi. Ketahui apa saja efek dari penggunaan rokok elektrik ini pada tubuh.

1. Lebih sedikit karsinogen daripada rokok biasa

Sebuah penelitian memang menunjukkan rokok vape mampu menurunkan risiko terkena paparan racun dan karsinogen. Uap yang keluar dari vape tidak berbahaya, kandungan bahan kimianya juga jauh lebih sedikit dibanding rokok yang mencapai ribuan.

Hal ini disebabkan reaksi kimia tersebut tidak dapat dihasilkan dari proses pembakaran. Namun, kebanyakan orang mengisap vape hanya pada bagian atas dan ini membuat bahan kimia yang diserap lebih banyak. Mengisap vape hingga tetes terakhir menimbulkan masalah kesehatan baru.

“Ketika vape kering (mengisap hingga tidak ada cairan tersisa dalam) untuk dipanaskan dan menghasilkan uap, maka pembakaran tersebut akan memicu munculnya sejumlah racun,” kata Jonathan Foulds PhD, profesor di bidang ilmu kesehatan masyarakat dan psikiatri yang mempelajari para perokok dan konsumen produk tembakau di Penn State University.

Dokter ahli jantung Stanton Glantz menjelaskan bahwa vape dan rokok tembakau biasa memproduksi campuran racun yang berbeda.

Baca: Pebulutangkis Cantik Ratchanok Intanon Beri Penjelasan Setelah Unggah Bakso Pemberian Fajar Alfian

2. Juga merusak paru-paru

Sebuah studi besar tahun lalu pada Annual Review of Public Health menemukan bahwa penggunaan vape juga membuat tubuh terpapar racun dan partikel ultrafine level tinggi yang berpotensi meningkatkan risiko penyakit kanker paru-paru serta penyakit kardiovaskular lainnya.

Dua zat kimia yang terkandung dalam vape cair, yaitu propylene glycol dan vegetable glycerin, adalah komponen yang sama yang digunakan untuk mesin uap. Studi terdahulu juga menemukan bahwa pekerja di dunia hiburan yang sering terpapar zat tersebut memiliki risiko sulit bernapas yang lebih tinggi, dada sesak, dan asma.

Halaman
1234
Editor: haryanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved