Pilpres 2019

Borong Sabun Cuci Piring Rp 2 Miliar, Fahri Hamzah Minta Presiden Jokowi Ungkap Sumber Uang

Yang penting pertanggungjawaban uangnya saja karena pejabat negara kan uangnya harus dipertanggungjawabkan, pajaknya dari mana, sumber uangnya dari

Kolase TribunWow
Fahri Hamzah dan Jokowi 

Borong Sabun Cuci Piring Rp 2 Miliar, Fahri Hamzah Minta Presiden Jokowi Ungkap Sumber Uang 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, JAKARTA - Presiden Jokowi memesan sabun cuci piring senilai Rp 2 Miliar dari seorang pengusaha kecil.

Pengusaha rumahan itu bernama Eli Liawati yang lantas tak menyangka usaha yang baru dia geluti sejak dua bulan lalu berbuah rezeki nomplok.

Sabun cuci piring yang diproduksinya diborong Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana sebanyak 100.000 botol atau senilai Rp 2 miliar.

Hal itu terjadi saat Jokowi meninjau pameran giat kewirausaan Progran Kelurga Harapan (PKH) di Gedung Serbaguna Mandala, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Sabtu (19/1/2019).

Aksi borong Presiden Jokowi ini lantas mendapatkan respon dari Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah. 

Politikus PKS ini mengatakan Presiden Jokowi harus mempertanggungjawabkan sumber uang Rp 2 miliar yang digunakan untuk memborong 100 sabun cuci piring.

Menurutnya, sebagai pejabat negara, Jokowi harus menjelaskan sumber dan pajak dari uang tersebut.

Baca: BREAKING NEWS - Dua Bocah SD Tersengat Listrik di Parit Tengkorak, Ibu Korban Histeris!

Baca: BREAKING NEWS - Polisi Ungkap Sindikat Narkotika dengan Pemain Oknum Mahasiswa

Baca: Ini Harapan Pemuda Muhammadiyah Kepada Komisioner KPU Sanggau Yang Baru

Baca: Deretan Fakta Hingga Kronologi Lengkap 2 Murid SD di Kubu Raya Kesetrum, Sang Abang Tewas!

"Yang penting pertanggungjawaban uangnya saja karena pejabat negara kan uangnya harus dipertanggungjawabkan, pajaknya dari mana, sumber uangnya dari mana,” kata Fahri Hamzah di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (21/1/2019).

Fahri menilai kejelasan dari uang tersebut diperlukan agar tidak menimbulkan polemik di tengah masyarakat, terutama di tahun politik seperti ini.

Jokowi, kata Fahri, harus mengumumkan apakah uang tersebut menggunakan kas negara atau bagian dari alokasi anggaran tim kampanye pemenanganannya sebagai calon presiden nomor urut 01 itu.

“Uang dari siapa. Kecuali kalau dia bilang itu uang dari tim sukses, ya masukin itu ke anggaran tim sukses,” tutup Fahri.

Diberitakan sebelumnya, saat menghadiri acara Program Keluarga Harapan (PKH) di gedung Serbaguna Mandala, Garut, Jawa Barat, Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Negara Joko Widodo memborong sabun cuci piring dengan nilai Rp 2 miliar.

Sebelum masuk ke ruang acara utama, Jokowi dan Ibu Negara melihat-lihat produk usaha yang dilakukan ibu-ibu penerima PKH.

Di sini, presiden tertarik kepada produk sabun cuci untuk piring dengan merek 'Sabun Cuci Padawangi'.

Produk tersebut diproduksi Eli Liawati yang juga merupakan penerima PKH dari Desa Padahurip, Banjarwangi.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved