TRIBUN WIKI

Mau Wisata Sejarah? Temui 5 Cagar Budaya di Kecamatan Simpang Hilir

Setidaknya terdapat 20 situs bersejarah di Kabupaten Kayong Utara yang telah diakui pemerintah menjadi cagar budaya.

Mau Wisata Sejarah? Temui 5 Cagar Budaya di Kecamatan Simpang Hilir
Dinas Pendidikan Kayong Utara.
Cagar Budaya Batu Berlukis di Desa Sedahan Jaya, Kecamatan Sukadana. 

Mau Wisata Sejarah? Temui 5 Cagar Budaya di Kecamatan Simpang Hilir

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAYONG UTARA - Setidaknya terdapat 20 situs bersejarah di Kabupaten Kayong Utara yang telah diakui pemerintah menjadi cagar budaya.

Sebanyak 18 di antaranya diakui lewat Surat Keputusan (SK) Bupati nomor 12/PEND-III/I/2018.

Sedangkan, dua lainnya telah diakui secara nasional oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Baca: Istana Al-Mukarramah Kesultanan Sintang, Cagar Budaya yang Masih Berdiri Kokoh

Baca: Unik! Ternyata Kayong Utara Punya Cagar Budaya Gua Berlukis


Dari data yang dihimpun Tribun dari Dinas Pendidikan Kayong Utara, sebanyak 14 cagar budaya terletak di Kecamatan Sukadana, satu di Kepulauan Karimata, dan lima lainnya ada di Kecamatan Simpang Hilir.

Lantas, apa saja cagar budaya yang terdapat di Kecamatan Simpang Hilir?

1. Makam Gusti Mahmud

Alamat: Jalan Kesehatan, Desa Teluk Melano
Juru Pelihara: Zulkarnain

2. Makam Sayyid Qubra

Alamat: Jalan Matan, Desa Matan Jaya
Juru Pelihara: Eka Yusnaini

3. Makam H Muhammad Tahir

Alamat: Jalan Raya Melano-Teluk Batang, Desa Pulau Kumbang
Juru Pelihara: Supardi

4. Makam Gusti Panji dan Meriam Bujang Koreng

Alamat: Jalan Batu Barat, Desa Batu Barat
Juru Pelihara: Gusti Lisin

5. Makam Ki Anjang Samad

Alamat: Jalan Matan, Desa Matan Jaya
Juru Pelihara: Kariansyah

(*)

Baca: Mengapa Situs Bersejarah Perlu Ditetapkan Sebagai Cagar Budaya?

Baca: Temukan Situs Diduga Cagar Budaya, Jumadi Minta Warga Lapor

Penulis: Adelbertus Cahyono
Editor: Dian Lestari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved