Faisal Riza : Tindakan Pencegahan Oleh Bawaslu Sekadau Cukup Baik

Disisi lain, kata Faisal, mengenai penanganan pelanggaran secara umum masih perlu penguatan kapasitas khususnya panwascam.

Faisal Riza : Tindakan Pencegahan Oleh Bawaslu Sekadau Cukup Baik
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ RIVALDI ADE MUSLIADI
Anggota Bawaslu Kalbar - Faisal Riza 

Faisal Riza : Tindakan Pencegahan Oleh Bawaslu Sekadau Cukup Baik

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kalimantan Barat yang merupakan Kadiv PHL Faisal Riza menilai, kinerja Bawaslu Kabupaten Sekadau cukup baik. Hal itu diungkapkannya saat melakukan kunjungan (Roadshow) di Kantor Bawaslu Sekadau, Jl. Merdeka Timur, Jumat (18/1).

Faisal menilai, yang dilakukan oleh Bawaslu Kabupaten Sekadau dalam perspektif pengawasan dipilar pencegahan sudah lumayan progres.

“Saya lihat sosialisasi dan upaya-upaya untuk mengkampanyekan kepada publik terkait pelanggaran, potensi dan hal-hal yang dilarang dalam kampanye sudah cukup baik,” ujar Faisal Riza, ditemui usai memberikan pengarahan kepada Panwascam se Kabupaten Sekadau.

Baca: Bawaslu Kalbar Berikan Sosialisasi Pencegahan Pelanggaran Pemilu di Sekadau

Baca: Tingkatkan Partisisipasi Pemilih KPU Sekadau Rekrut Relawan Demokrasi

Baca: Siswa SDN 21 Semangat Ikuti Wisata Edukasi di Mapolres Sekadau

Faisal juga berharap, hal tersebut bisa dipertahankan dan ditingkatkan lebih baik lagi. Menurutnya, semakin banyak melakukan kampanye kepada publik maka akan semakin mengurangi potensi pelanggaran yang terjadi. “Saya kira untuk upaya itu cukup baik,” ucapnya.

Disisi lain, kata Faisal, mengenai penanganan pelanggaran secara umum masih perlu penguatan kapasitas khususnya panwascam.

Sehingga, panwascam bisa mendeteksi dan menemukan pelanggaran maupun sebaliknya.

“Mana pelanggaran yang sifatnya pidana pemilu, mana yang administrasi, mana yang etik dan mana yang Undang-Undang lainnya,” katanya.

Untuk itu, kata dia, pihaknya ingin terus meningkatkan kapasitas para panwascam. Apalagi, saat ini masa kampanye sudah separuh jalan.

“Saya kira harus dipastikan, pertama mereka harus percaya diri menemukan pelanggaran. Ini terjadi diseluruh kabupaten di Kalimantan Barat,” pungkasnya. 

Penulis: Rivaldi Ade Musliadi
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved