Citizen Reporter

Warga Semabi Keluhkan Jalan Rusak

Pani juga menagih janji Aloysius selaku Wakil Bupati yang beberapa waktu lalu berjanji akan menyurati pihak perusahaan.

Warga Semabi Keluhkan Jalan Rusak
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Kondisi jalan menuju Desa Semabi, Kabupaten Sekadau yang dalam kondisi rusak parah.

Citizen Reporter

Warga Desa Semabi Kabupaten Sekadau, Hariyanto 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Warga Desa Semabi, Kabupaten Sekadau mengeluhkan jalan rusak menuju desanya, Senin (14/1/2019).

Pani warga Desa Semabi mengatakan, dirinya prihatin melihat jalan Semabi yang semakin parah.

Pani yang juga anggota kelompok mahasiswa yang tergabung dalam Fokmas yang berasal dari Desa Semabi Pani pemerintah daerah untuk Bertanggungjawab dan segera memperbaiki jalan tersebut, karna dari tahun ketahun tidak pernah mendapat perbaikan.

Baca: Besok Pemkab Mempawah Lantik 11 Kades Terpilih

"Saya harap pemerintah daerah segera memperbaiki jalan semabi karna selama ini jalan semabi kurang mendapat perhatian pemda.saya harap pemda tidak menutup mata melihat kondisi yang terjadi dan pemda bertanggung jawab terkait jalan Semabi," ujar Pani.

Selain itu, Pani juga menagih janji Aloysius selaku Wakil Bupati yang beberapa waktu lalu berjanji akan menyurati pihak perusahaan.

Menurutnya, ia saNgat berharap janji itu tidak hanya seperti angin lewat yang hilang tampa jejak.

"Saya harap janji pak aloi sius beberapa waktu lalu yang akan menyurati pihak perusahaan tidak hanya janji semata seperti angin lewat.saya berharap secepatnya jalan itu bisa diperbaiki karna jalan tersebut merupakan akses utama masyarakat," jelasnya.

Baca: 4 Unit Damkar Padamkan Kebakaran Rumah di Desa Ngarak, Mandor 

Selain itu salah satu guru yang mengajar dari Desa semabi M Cak Sumbara juga mengeluhkan kondisi  jalan menuju Semabi, karna setiap hari dia harus bermandi lumpur karena buruknya kondisi jalan.

Ia mengaku kecewa dengan sikap pemerintah Desa yang selama ini tidak tanggap dalam hal tersebut bahkan seperti tidak mengetahui hal tersebut.

"Saya setiap hari harus bersusah payah menuju semabi,tidak jarang saya harus bermandi lumpur. Saya juga kecewa dengan pemerintah desa yang selama ini tidak tanggap mengenai masalah ini," ujarnya.

"Padahal jarak semabi menuju sekadau cuman kurang lebih 8 kilometer. Seharusnya pemerintah Desa juga ikut mencari solusi terkait problema jalan Semabi bukan hanya diam saja," tuturnya.

Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved