Kasatker PJN Wilayah III Bantah Ada Penggusuran pada pembangunan Jalan Nasional di Entikong

Kasatker PJN Wilayah III Provinsi Kalbar Tripomo membantah bahwa telah terjadi penggusuran tanpa ada ganti rugi

Kasatker PJN Wilayah III Bantah Ada Penggusuran pada pembangunan Jalan Nasional di Entikong

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kasatker PJN Wilayah III Provinsi Kalbar Tripomo membantah bahwa telah terjadi penggusuran tanpa ada ganti rugi terhadap lahan milik marta sanding untuk dilakukan pengerjaan jalan nasional di Desa Entingkong, Kebupaten Sanggau Provinsi Kalbar.

"Belum ada penggusuran, kalau melihat dari surat kuasanya ini telah ada penggusuran nah itu mana yang benar. Oleh karena itu kebenaran tersebut lebih baik kita tinjau kelapangan," ujarnya Senin (14/1/2019).

Baca: Prabowo Subianto Siap Mundur dari Pilpres 2019, Orang Gila dan Tuduhan Kecurangan

Baca: HUT Kapuas Hotel Pontianak ke-36, Tribun Pontianak Beri Kado Spesial

Ia menjelaskan lokasi yang ingin diperkarakan oleh Andel Kuasa Hukum dari Marta Sanding belum ada proses negosiasi untuk pembayaran ganti rugi atau proses penggusuran. Biasanya kalau sudah proses pembayaran baru kita lakukan penggusuran untuk proses pelaksanaan pekerjaan.

"Tapi kita tidak pernah bertindak semena-mena melakukan penggusuran tanpa ada pemberitahuan. Sampai sekarang ada beberapa lokasi yang sudah dibayar masih ada penduduk yang belum pindah," ujarnya.

Dirinya menegaskan akan melakukan cek langsung kelapangan. Jika memang telah terjadi penggusuran dilokasi yang dimaksud, pihaknya memastikan proses pengerjaan dilokasi tersebut tidak akan dilanjutkan sebelum proses ganti untung lahanya beres.

"Yang menentukan harganya itu bukan kami, bukan dari PU. Pihak yang menentukan harga atas lahan masyarakat yang digunakan untuk pembangunan jalan itu berada di tim apresal," ujarnya.

Jika memang terjadi keberatan harga yang telah ditetapkan oleh tim apresal dengan masyarat, masyarakat bisa mengajukan banding ke pengadilan negeri.

Penulis: Hamdan Darsani
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved