Midji Minta Ajaran Agama Jadi Landasan Bangun Kesejahteraan Saat Natal Oikumene 2018

Gubernur Kalimantan Barat, H Sutarmidji mengajak seluruh elemen umat beragama di Kalbar

Midji Minta Ajaran Agama Jadi Landasan Bangun Kesejahteraan Saat Natal Oikumene 2018
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Gubernur Kalbar H Sutarmidji berikan sambutan saat Natal Oikumene Tahun 2018 di Rumah Radakng, Kota Pontianak, Jumat (11/1/2019) malam. (IST). 

Citizen Reporter

Kasubbag Pemberitaan dan Klarifikasi Bagian Publikasi Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol Sekda Provinsi

Kalbar Rinto

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Gubernur Kalimantan Barat, H Sutarmidji mengajak seluruh elemen umat beragama di Kalbar untuk meningkatkan pemahaman terhadap ajaran agama yang diyakini.

Ajaran agama diharapkan menjadi landasan guna membangun kebersamaan dalam menuju kesejahteraan masyarakat Kalimantan Barat.

"Saya harap ajaran agama itu menjadi landasan kita untuk membangun kebersamaan dalam menuju kesejahteraan masyarakat Kalimantan Barat,” ungkapnya saat beri sambutan Natal Oikumene Tahun 2018 di Rumah Radakng, Kota Pontianak, Jumat (11/1/2019) malam.

Baca: SMPN 1 Teluk Keramat Peringati HUT Ke-53, Polsek Beri Pengawalan

Baca: Gidot Sebut Bengkayang Siap Untuk Jadi Sentra Buah Kalbar

Kalimantan Barat harus dibangun bersama-sama melalui penyiapan Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas. Terutama bagi generasi penerus yang notabene lanjutkan pengelolaan Sumbed Daya Alam (SDA) di berbagai aspek kehidupan pada masa mendatang.

“Generasi penerus jangan hanya jadi penonton saja. Ketika SDA yang kita miliki nantinya bukan milik kita dan kesejahteraan yang kita capai sangat lambat,” pesannya.

Ia menimpali saaat ini SDA Kalbar masih sangat berlimpah. Berbeda dengan daerah lain di Indonesia yang SDA-nya sudah hampir habis.

“Kalbar baru memulai. Pengelolaan SDA harus bisa membawa kesejahteraan bagi masyarakat Kalimantan Barat. Mari kita bersatu dan bersama-sama bangun Kalbar,” ajaknya.

Mantan Wali Kota Pontianak dua periode itu juga berpesan kepada seluruh umat beragama di Kalbar segera sampaikan kesulitan atau hambatan ketika akan laksanakan kegiatan ibadah maupun budaya.

“Pemprov Kalbar akan memfasilitasi kegiatan itu,” imbuhnya.

Baca: Gubernur Midji Sebut Bakal Bangun Sentra Buah di Kalbar Tak Jauh Dari Pusat Kota

Baca: Kanit Binmas Polsek Semparuk Beri Pembinaan Pada Anggota Paskibra

Selaku Gubernur, kata Midji, ia berdiri di semua agama dan suku apapun. Tujuan berbangsa dan bernegara adalah guna kesejahteraan. Kesejahteraan hanya bisa dicapai ketika bersatu.

"Tidak akan mungkin perbedaan itu bisa disatukan. Perbedaan yang bisa disatukan merupakan kekuatan yang sangat dahsyat untuk mencapai tujuan-tujuan kesejahteraan rakyat. Mudah-mudahan itu semua kita lakukan bersama-sama," tandasnya.

Selain Gubernur Kalbar, Natal Oikumene 2018 turut dihadiri berbagai elemen umat beragama dan unsur Forkompinda diantaranya Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono, Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Achmad Supriadi, Danlantamal XII Pontianak Laksma TNI Gregorius Agung, Danlanud Supadio Marsekal Pertama TNI Minggit Tribowo, tokoh agama, tokoh adat dan tokoh masyarakat di Kalbar.

Penulis: Rizky Prabowo Rahino
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved