Syarifah Ida Harap Petugas Laboratorium Update Pengetahuan Karena Alat Medis Terus Berkembang

Dewan Pimpinan Wilayah Kalimantan Barat, Persatuan Ahli Teknologi Laboratorium Medik Indonesia (PATELKI) menggelar seminar ilmiah.

Syarifah Ida Harap Petugas Laboratorium Update Pengetahuan Karena Alat Medis Terus Berkembang
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/sy
Ketua DPW PATELKI Kalbar, , Syarifah Ida Fitriana 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Syahroni

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Dewan Pimpinan Wilayah Kalimantan Barat, Persatuan Ahli Teknologi Laboratorium Medik Indonesia (PATELKI) menggelar seminar ilmiah.

Tema dalam kegiatan kali ini, "Kiprah Ahli Laboratorium Medik (ATLM) Dalam Menyongsong Sustainable Development Goals (SDGs) Menuju Indonesia Sehat".

Kegiatan yang dikuti para ahli teknologi laboratorium medik juga diikuti para mahasiswa dilangsungkan di Hotel Kapuas Palace Pontianak, Sabtu (12/11/2019).

Baca: Pemerintah Siapkan Regulasi Baru Untuk Ojek Online, Agar Dapat Menyenangkan Semua Pihak

Baca: TRIBUN WIKI: Tahukah Kamu Kabupaten Terluas di Kalbar? Berikut Infonya

Ketua DPW PATELKI Kalbar, Syarifah Ida Fitriana menjelaskan materi yang dangkat dalam seminar ini pertama berkaitan dengan hukum, kedua tentang demam berdarah karena Kalbar sangat tinggi kasus tersebut. Kemudian mengangkat materi kasus HIV-AIDS pada ibu hamil.

"Untuk pemateri sebagian dari Jakarta khusisnya Litbang Kemenkes dan DPP PATELKI serta para dokter spesialis dari Pontianak," ucap Syarifah Ida Fitriana saat diwawancarai.

Ia menuturkan anggota PATELKI di Kalbar mencapai 1.150 orang, kemudian berkaitan dengan upgrade kemampuan mereka selalu diadakan kegiatan dan mengundang para sponsor mengenai alat terbaru mereka.

"Saya ingin, semua petugas medis di laboratorium tahu, misalya saat ini, hematologi yang dulu diciptakan tiga division dan saat ini diciptakan lima dan enam division. Untuk yang keenam ini, selain pemeriksaan darah juga bisa untuk pemeriksaan cairan tubuh lainnya," ucap Syarifah Ida Fitriana.

Alat semakin canggih dan ia ingin para petugas juga selalu mengupdate, yang namanha alat-alat medis semakin hari semakin maju.

Baca: TRIBUN WIKI: Kapan Kain Tenun Corak Insang Pontianak Mulai Diperkenalkan?

Baca: Tim SBAI Akui Tim Tuan Rumah Mampu Berikan Perlawanan

"Tenaga laboratorium di Kalbar secara umum sangat kurang, dan kalau di Kota Pontianak memang mencukupi. Bahkan ada daerah dipedalaman tenaga analisnya tidak ada. Justru pekerjaan analis dikerjakan oleh petugas lain," tegasnya

Ia berharap analisa dan hasil yang dilakukan laboratorium akurat sehingga tepat dalam mengambil tindakan terhadap pasien.

"Saat ini idealnya Kalbar membutuhkan sekitar 1500an tenaga medis laboratorium sehingga terpenuhi pelayanan kesehatan," tambahnya.

Penulis: Syahroni
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved