Pontianak Wiki

TRIBUN WIKI: Pelajari Situs Sejarah Landak di Keraton Ismahayana Landak

Keraton Ismahayana Landak merupakan satu di antara situs sejarah yang ada di Kabupaten Landak.

TRIBUN WIKI: Pelajari Situs Sejarah Landak di Keraton Ismahayana Landak
TRIBUN PONTIANAK/ ALFONS PARDOSI
Keraton Ismahayana Landak terletak di Desa Raja, Kecamatan Ngabang 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Alfon Pardosi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Keraton Ismahayana Landak merupakan satu di antara situs sejarah yang ada di Kabupaten Landak.

Keraton Ismahayana Landak sendiri berada di Desa Raja, Kecamatan Ngabang.

Baca: Nikah Adat Gadis Desa di Landak dengan WNA Berakhir Bubar, Umur Perkawinan Baru Hitungan Hari

Baca: Video Drone - Penampakan Jalan Penghubung Duplikasi Jembatan Landak yang Mulai Dikerjakan

Setiap tahunnya dilaksanakan kegiatan Tumpang Negeri di Keraton.

Keraton Ismahayana Landak memiliki kronik sejarah yang relatif panjang, meskipun sumber-sumber tertulis yang membuktikan sejarah kerajaan ini bisa dikatakan sangat terbatas.

Sama halnya dengan sumber dari cerita-cerita rakyat yang muncul di Ngabang, Kalimantan Barat, tempat di mana kerajaan ini berada.

Kendati demikian, bukti-bukti arkeologis berupa bangunan istana kerajaan (keraton) hingga atribut-atribut kerajaan yang masih dapat kita saksikan hingga kini dan juga buku Indoek Lontar Keradjaan Landakyang ditulis oleh Gusti Soeloeng Lelanang (raja ke-19) pada tahun 1942, sesungguhnya cukup memadai untuk membuktikan perjalanan panjang kerajaan ini yang secara garis besar terbagi ke dalam dua fase, yakni fase Hindu dan fase Islam, ini telah dimulai sejak tahun 1275 M.

Baca: Investor Mulai Lirik Pariwisata Landak

Periode pemerintahan kerajaan ini di bagi ke dalam empat periode dari dua fase, yaitu: 
Fase Hindu

·         Kerajaan Landak di Ningrat Batur (1292–1472)

Fase Islam

·         Kerajaan Landak di Mungguk Ayu (1472–1703)

·         Kerajaan Landak di Bandong (1703–1768)

·         Kerajaan Landak di Ngabang (1768–sekarang)

Penulis: Alfons Pardosi
Editor: Dian Lestari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved