Terkait Hasil Survei LSI Denny JA, Ini Kata Deputi Kogasma Demokrat

Menurutnya, ada beberapa hal yang cenderung sama dari hasil survei berbagai lembaga, termasuk berdasarkan survei internal Partai Demokrat.

Terkait Hasil Survei LSI Denny JA, Ini Kata Deputi Kogasma Demokrat
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Deputi Kogasma Partai Demokrat, Herzaky M. Putra 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Deputi Kogasma Partai Demokrat, Herzaky M. Putra menuturkan, jika setiap hasil survei dari lembaga manapun merupakan masukan untuk Partai Demokrat.

Menurutnya, ada beberapa hal yang cenderung sama dari hasil survei berbagai lembaga, termasuk berdasarkan survei internal Partai Demokrat.

Pertama, kuda pacu di Pileg kali ini memang PDIP dan Gerindra. Ini terkait dengan kader PDIP Joko Widodo yang merupakan capres petahana, dan ketua umum Gerindra Prabowo Subianto yang merupakan capres penantang.

Baca: Jelang Pemilu 2019, Wabup Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas

Baca: Terkait Hasil Survei Nasional Peserta Pemilu 2019, Ini Kata Presidium JaDI Kalbar 

Baca: Golkar Kalbar Klaim Berada di Urutan Kedua Survei Internal

Publik, kata dia bagaimanapun perhatiannya lebih tersita dengan pilpres, dan dengan sendirinya partai asal kedua capres lebih terekspos di publik.

Karena itu, ujar Herzaky yang juga anggota BPN Prabowo-Sandi, baik Demokrat selaku pengusung Prabowo, maupun Golkar, PKB selaku pengusung Jokowi, perlu bekerja keras. Bagaimanapun, posisi ketiga sampai dengan kelima, tidak bakal bergeser dari ketiga partai ini.

Kedua, lanjut politisi kelahiran Pontianak ini, ada segmen undecided voters yang masih sangat besar. Berkisar 25-35 persen dari berbagai survei. Untuk survei LSI sendiri di bulan Desember 2018 lalu, undecided voters berkisar 27,7 persen. Di sinilah pertarungan sebenarnya untuk parpol-parpol besar. Dan, Demokrat punya peluang besar di sini.

"Demokrat punya sosok pemimpin muda pada diri Agus H Yudhoyono, yang menjadi magnet bagi kaum muda dan ibu-ibu. Dan, kaum muda sendiri merupakan segmen terbesar yang masih banyak belum menentukan pilihan atau undecided voters," katanya, Jumat (11/01/2019).

Ia pun mengatakan, sosok AHY selaku pemimpin masa depan Indonesia, harus lebih gencar lagi dikampanyekan oleh Partai Demokrat.

"Publik mesti diingatkan, jika ingin AHY menjadi pemimpin Indonesia di masa mendatang, mesti memilih Partai Demokrat di 2019 ini. Lalu, berdasarkan hasil SBY dan AHY menyapa masyarakat di lebih dari 100 kota secara terpisah dalam setahunan terakhir ini, ternyata masih banyak rakyat yang rindu dengan masa pemerintahan Presiden SBY selama sepuluh tahun. Banyak yang merasa kondisi ekonomi mereka merosot selama empat tahun terakhir ini dibandingkan di era SBY," terangnya.

Karena itu, lanjutnya, Demokrat sekarang juga sedang gencar menginformasikan ulang ke publik, pencapaian-pencapaian di era Presiden SBY. Bahkan, banyak pencapaian SBY yang dikira publik merupakan pencapaian pemerintah saat ini.

"Inilah tantangan buat Demokrat buat mengkomunikasikannya ke publik, agar target 15 persen di 2019 bisa tercapai," tutupnya. 

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved