SMAN 2 Belitang Hulu Mangkak, Kadisdik Kalbar : Statusnya Masih Milik Pemkab Sekadau

Ia memaparkan pembangunan ruang kelas tersebut dilakukan oleh pemerintah kabupaten Sekadau yang bersumber dari APBN anggaran senilai Rp 2,4 Miliar

SMAN 2 Belitang Hulu Mangkak, Kadisdik Kalbar : Statusnya Masih Milik Pemkab Sekadau
NET
Ilustrasi guru mengajar 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hamdan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalbar Suprianus Herman memberikan keterangan terkait berhentinya pembangunan SMAN 2 Belitang Hulu Kabupaten Sekadau sejak tahun 2016 lalu, pihaknya telah menurunkan tim ke Belitang Hulu guna mengkroscek kebenaran dan melihat langsung kondisi dari bangunan sekolah,  Jumat (11/1/2019)

Ia memaparkan pembangunan ruang kelas tersebut dilakukan oleh pemerintah kabupaten Sekadau yang bersumber dari APBN dengan total anggara senilai Rp 2,4 Miliar

Baca: Polisi Pastikan Mayat dengan Luka Mengaga di Sekadau Hilir Bukan Korban Pembunuhan

Baca: Pembangunan Gedung Sekolah Mangkrak, Kadisdik Sekadau Lakukan Upaya Ini

Baca: Handi Desak Pemkab Sekadau Pecat Oknum ASN Terlibat Narkoba

"Statusnya kini sekolah yang mangkrak tersebut belum dapat ditarik ke Dinas Pendidikan Provinsi sebagai aset milik pemprov, termasuk juga menyelesaikan permasalahan akibat macetnya pembangunan sekolah yang baru dibentuk itu," ujarnya.

Ketika proses sekolah tersebut dibangun status kewenangan ada di Pemkab Sekadau, dan belum ada pelimpahan kewenangan pengelolahan Bidang SMA ke Pemerintah Provinsi.

Berdasarkan informasi dikumpulkan oleh pihaknya, Suprianhs menuturkan saat ini penyidik juga telah melakukan penyelidikan di Diknas Sekadau sehingga SMAN2 Belitang Hulu belum bisa kami ambil alih karena mangkrak.

"kan tidak mungkin kita selesaikan sementara masih bermasalah termasuk kewenangan juga ada disana," ujarnya.

Lebih lanjut, Dirinya menerangkan lantaran gedung SMAN 2 Belitang belum selesai dan tidak bisa digunakan untuk belajar mengajar, sebanyak 60 siswa yang saat ini masih menumpang di sekolah SMP Belitang Hulu dan persiapan untuk menghadapi ujian akhir nasional.

"Karena gedungnya belum jadi maka dititipkan dulu di sekolah lain meski ada beberapa yang keluar namun lumayan banyak siswanya yakni sekitar 60 orang," ujarnya.

Dirinya berharap Pemkab Sekadau dapat menyelesaikan terlebih dahulu pembangunan yang mangkrak ini baru akan ditindak lanjut terkait proses pembelajaran bagi seluruh siswa SMAN 2 Belitang Hulu tersebut.

"Nanti kalau proses yang mandek ini sudah berjalan kembali baru bisa kami ambil alih terkait proses pembelajaran. Salah satu syarat penyerahan ada serah terima dari pengelola dan yang membangun ke Direktorat baru bisa diambil alih Pemprov, kalau sekarang kami harapkan ada penyelesaian oleh Pemkab Sekadau terlebih dahulu," ujarnya. 

Penulis: Hamdan Darsani
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved