Pileg 2019

Putusan Bawaslu Yang Loloskan OSO Munculkan Masalah Baru, Ini Penjelasan Formappi

Sementara putusan Bawaslu, OSO harus menyerahkan surat pengunduran diri jika terpilih sebagai anggota DPD

Putusan Bawaslu Yang Loloskan OSO Munculkan Masalah Baru, Ini Penjelasan Formappi
(KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO)
Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen (Formappi) Lucius Karus saat ditemui di kantor Formappi, Matraman, Jakarta Pusat, Selasa (22/5/2018). 

Putusan Bawaslu Yang Loloskan OSO Munculkan Masalah Baru, Ini Penjelasan Formappi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) telah memutuskan agar KPU memasukkan nama OSO dalam Daftar Calon Tetap (DCT) DPD RI.

Namun, OSO harus mengundurkan diri ketika nanti terpilih sebagai anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI.

Putusan ini mendapatkan respon Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Lucius Karus.

Ia menilai, putusan Bawaslu terkait pencalonan Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) sebagai calon DPD memunculkan masalah baru. 

"Bagi saya pilihan waktu Bawaslu itu aneh dan patut dicurigai. Bagaimanapun bisa administrasi terkait pencalonan dalam DCT, persyaratannya baru dituntut setelah pemungutan suara atau hari H pemilu diadakan. Bagaimana bisa untuk memutuskan OSO masuk DPT, syaratnya justru baru dituntut setelah proses pencalonan,” kata Lucius saat dihubungi, Rabu (9/1/2019) malam. 

Baca: Ramalan Zodiak Jumat 11 Januari 2019, Pisces Harus Ketat Awasi Kondisi Dompet

Baca: Usai Vanessa Angel, Artis AC, TP, BS, ML, dan RF Segera Dipanggil Polisi Terkait Kasus Prostitusi

Baca: Tonton Videonya!  Satpol PP Tertibkan Penjual Langsat di Jalan Jendral Urip

Seperti diketahui, KPU meminta OSO untuk menyerahkan surat pengunduran diri sebagai pengurus parpol sebagai syarat masuk DCT.

Sementara putusan Bawaslu, OSO harus menyerahkan surat pengunduran diri jika terpilih sebagai anggota DPD. 

Menurut Lucius, Bawaslu tak mempertimbangkan efek keputusan ini.

Lucius mengatakan, OSO bisa tak memenuhi keputusan Bawaslu jika terpilih menjadi anggota DPD.

Halaman
123
Editor: Rihard Nelson Silaban
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved