Citizen Reporter

Penanaman 1500 Pohon Oleh Mahasiswa Manajemen Bisnis Syariah IAIN Pontianak

Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak menjadi kampus yang terpilih untuk melakukan program penghijauan di kampung Sungai Asam.

Penanaman 1500 Pohon Oleh Mahasiswa Manajemen Bisnis Syariah IAIN Pontianak
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Mahasiswa MBS IAIN Pontianak mengadakan penanaman 1500 pohon. 

Citizen Reporter

Rosni Mahizah

Mahasiswa IAIN Pontianak

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK- Penghijauan adalah salah satu kegiatan yang harus dilakukan secara kontekstual dalam menangani masalah lingkungan. Penghijauan sudah merupakan program nasional yang dilaksanakan diseluruh Indonesia.

Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak menjadi kampus yang terpilih untuk melakukan program penghijauan di kampung Sungai Asam.

Baca: Pegasus Sambas Akan Turunkan Pemain Lokal, Ini Sosok Mereka

Baca: Mengenal Sosok Islamiyati, Hafidzah Alquran Juga Mahasiswi Berprestasi di STIKes Yarsi Pontianak

"Kampung sungai asam dapat dikatakan sudah krisis akan penghijauan, ditambah lagi kemarau yang panjang mengakibatkan terjadinya kebakaran di kampung tersebut dan lingkungan kampung tersebut terlihat gersang serta para penduduk pun sudah tidak dapat menghirup udara yang segar di pagi hari," ujar Kholil, mahasiswa MBS IAIN.

Melihat hal tersebut, IAIN PONTIANAK mengkerahkan mahasiswa khususnya di jurusan Manajemen Bisnis Syariah (MBS) untuk melakukan penanaman di kampung tersebut.

"1500 pohon sudah disiapkan oleh pihak kampus dan menteri kehutanan untuk ditanami pada tempat yang haus akan kehijauan di kampung sungai asam," lanjut Kholil.

Lanjutnya, masyarakat berharap banyak dari penanaman 1500 pohon tersebut membuahkan hasil, baik untuk mereka pribadi maupun orang lain. khususnya bagi anak-anak mereka agar bisa bermain dengan nyaman ketika berada diluar rumah.

Melakukan program penghijauan sangat dianjurkan oleh pemerintah, karena pohon merupakan paru-paru dunia. Satu pohon bisa menyelamatkan 1000 manusia, udara yang segar membuat kita nyaman dan meminimalisir akan terjadinya bencana alam.

"Sayangi lingkungan seperti mereka menyayangi kita, bersih dan hijau adalah mimpi kita, mari selamatkan tumbuhan untuk selamatkan dunia,"ajak Kholil.

Penulis: Maudy Asri Gita Utami
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved