Hermanus Apresiasi Predikat WBK Polresta Pontianak

"Kami selalu mendorong jajaran aparatur Pemerintah Kabupaten Kubu Raya untuk memahami kapasitas sebagai abdi negara dan abdi masyarakat," katanya.

Hermanus Apresiasi Predikat WBK Polresta Pontianak
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIZKY PRABOWO RAHINO
Wakil Bupati Kubu Raya Hermanus 

Laporan Wartawan Tribunpontianak, Try Juliansyah

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Wakil Bupati Kubu Raya Hermanus mengapresiasi Kepolisian Resor Kota Pontianak atas raihan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) yang diperoleh pada 10 Desember 2018 lalu dari Kementerian PAN-RB. Prestasi tersebut, menurut dia, menginspirasi dan memotivasi jajaran aparatur di Pemerintah Kabupaten Kubu Raya untuk mencapai prestasi serupa.

"Apa yang telah diraih oleh Polresta Pontianak Kota menjadi penyemangat bagi kami untuk terus berbenah diri,” ujarnya saat menghadiri Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Polresta Pontianak Kota Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di Aula Mapolresta Pontianak Kota, Jumat (11/1/2019)

Baca: Para Penari Cilik Iringi Persembahan Dalam Natal Oikoumene di Rumah Radakng Pontianak

Baca: Disperindagnaker Mempawah Pertimbangan Operasi Pasar Stabilkan Harga Ayam

Baca: Ribuan Umat Hadiri Perayaan Natal Oikoumene di Rumah Radakng Pontianak

Hermanus mengatakan upaya peningkatan kualitas pelayanan publik bukan hal yang mudah. Butuh komitmen yang kuat dari level pimpinan, dengan adanya komitmen di atas, jajaran di bawah menurutnya juga akan berupaya untuk mengedepankan pelayanan publik yang berkualitas.

"Kami selalu mendorong jajaran aparatur Pemerintah Kabupaten Kubu Raya untuk memahami kapasitas sebagai abdi negara dan abdi masyarakat," katanya.

Menurutnya, predikat WBK dan upaya menuju WBBM yang sedang dilakukan Polresta Pontianak Kota menjadi pembelajaran bersama terkait upaya peningkatan kualitas pelayanan public khususnya di Kabupaten Kubu Raya.

"Selalu mengedepankan pelayanan publik, mereka hadir memang tugasnya untuk melayani, bukan dilayani. Hal-hal seperti ini selalu kita coba lakukan untuk mengubah pola pikir dan budaya kerja Aparatur Sipil Negara," lanjutnya.

Hermanus mengungkapkan Kabupaten Kubu Raya sendiri beberapa waktu lalu telah mendapatkan penilaian positif dari Ombudsman RI Perwakilan Kalimantan Barat. Bersama Kota Pontianak, Kubu Raya dinyatakan Ombudsman sebagai kabupaten/kota terbaik dalam implementasi kepatuhan terhadap standar pelayanan publik. Prestasi itu, menurut dia, tidak terlepas dari berbagai langkah yang dilakukan dalam peningkatan kualitas pelayanan publik.

"Sejak beberapa tahun lalu kita sudah berupaya melakukan pembenahan-pembenahan. Bagaimana terkait dengan implementasi undang-undang pelayanan publik. Kami juga sudah lakukan itu. Dan sudah mendapatkan juga pengakuan dari pihak Ombudsman RI di mana Kubu Raya bersama Kota Pontianak menjadi kabupaten/kota yang terbaik dalam implementasi kepatuhan terhadap standar pelayanan public," ungkapnya.

Penulis: Try Juliansyah
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved