Berita Video

Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun 2019, Untan Akan Tambah Kuota 1000 Orang

Adanya perubahan tersebut dikarenakan Untan mempunyai gedung baru. Pada SMPTN 2018 Untan menerima sekitar 7000 mahasiswa baru.

Laporan Wartawan Tribun Pontianak Maudy Asri Gita Utami

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK- Wakil Rektor I Bidang Akademik, Dr Aswandi mengatakan tahun 2019 Universitas Tanjungpura akan menambah penerimaan mahasiswa baru sebanyak 1000 orang.

Perubahan alur penerimaan yang terjadi di tahun ini karena pengawasan yang lebih terjamin, hal ini juga didasari dengan penggunaan teknologi komputer sebagai media ujian yang berlaku untuk calon-calon mahasiswa.

Baca: PN Putussibau Jatuhkan Hukuman 1 Tahun ke Perusak Hutan Konservasi

Baca: Menikmati Keindahan Sunset di Kawasan Persawahan Sukadana, Kayong Utara

Baca: Tumbuh Melambat, BPR Centradana Kapuas Optimis Pasarkan Produk BPR

Adanya perubahan tersebut dikarenakan Untan mempunyai gedung baru. Pada SMPTN 2018 Untan menerima sekitar 7000 mahasiswa baru.

"Nanti akan kita pastikan dengan SK Rektor. Jumlah pasti belum tahu, kemungkinan sekitar 8000 calon mahasiswa baru yang diterima," imbuhnya.

Baginya, sistem terbaru yang dikeluarkan pemerintah dalam menggunakan UTBK pada SBMPTN juga sangat efektif.

Penambahan kuota melalui jalur SBMPTN yang tidak terlepas dari UTBK (Ujian Tulis Berbasis Komputer) sangat berpengaruh untuk menaikkan tingkat kualitas calon mahasiswa yang akan datang.

Contohnya, terangnya, terkait dengan pengawasan, ketika menggunakan sistem komputer maka pengawasan akan lebih mudah, karena jumlah pengawas tidak dibutuhkan terlalu banyak.

"Itu dari sisi pengawasan, belum yang lain, saya pastikan ini akan lebih efektif, kalau kita menggunakan UTBK itu," jelas dia.

Dr. Aswandi juga menjelaskan, untuk pelaksanaan UTBK, Untan akan bekerjasama dengan beberapa sekolah yang mempunyai sarana prasarana komputer dan sejauh ini pihaknya sendiri sudah memetakan sekolah mana saja yang akan dijadikan tempat UTBK.

"Jadi tesnya bukan hanya di Untan, hampir semua SMA dan SMP kita jadikan tempat tes. Tentu dengan sarana dan prasarana komputer yang baik," jelas dia.

Dia berharap adanya perubahan sistem pada jalur masuk PTN di tahun 2019, maka dapat memberikan dampak baik untuk perkembangan pendidikan tinggi Indonesia. Oleh karena itu dia juga mengharapkan semua pihak untuk bekerjasama agar mensosialisasikan sistem baru ini kepada sekolah, murid maupun masyarakat umum.

Penulis: Maudy Asri Gita Utami
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved