Pileg 2019

OSO Mesti Mundur Bila Terpilih, Faisal Riza: Bawaslu Kalbar Siap Awasi Pelaksaan Hasil Putusan

Ini sudah sesuai kewenangan Bawaslu RI, menindaklanjuti laporan dari OSO, kita hormati dan siap mengawasi pelaksanaan hasil keputusan

OSO Mesti Mundur Bila Terpilih, Faisal Riza: Bawaslu Kalbar Siap Awasi Pelaksaan Hasil Putusan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ RIDHO PANJI PRADANA
Kordiv Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Kalbar, Faisal Riza . 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kordiv Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Kalbar, Faisal Riza menerangkan pihaknya siap untuk mengikuti hasil putusan dari Bawaslu RI terkait dengan meloloskan Oesman Sapta Odang (OSO) sebagai Calon DPD RI.

"Ini sudah sesuai kewenangan Bawaslu RI, menindaklanjuti laporan dari OSO, kita hormati dan siap mengawasi pelaksanaan hasil keputusan," kata Faisal, Rabu (9/1/2019).

Seperti yang diketahui, Bawaslu RI meloloskan OSO untuk masuk dalam DCT DPD RI namun wajib mundur dari kepengurusan parpol apabila terpilih.

Baca: Suyanto Dorong KPU Segera Masukan OSO Dalam DCT

Baca: Wali Kota Edi Kamtono Sebut Guru di Pontianak Banyak Ajukan Cerai, Jumlahnya Fantastis!

"Memerintahkan kepada terlapor untuk menetapkan Oesman Sapta sebagai calon terpilih pada Pemilu 2019 apabila mengundurkan diri sebagai pengurus partai politik paling lambat satu hari sebelum penetapan calon terpilih anggota DPD," kata Ketua Bawaslu RI, Abhan membacakan amar putusan atas gugatan OSO terhadap KPU RI.

Bawaslu meminta nama OSO dimasukkan ke Daftar Calon Tetap anggota perseorangan alias DPD sekaligus mengoreksi keputusan KPU RI yang sebumnya tidak memasukkan OSO ke DCT.

Namun, Bawaslu juga memerintahkan KPU tidak menetapkan Oesman Sapta sebagai calon terpilih bila tidak mengundurkan diri sebagai pengurus parpol.

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved