IHSG Hari Ini Sukses Menguat dan Catat Transaksi hingga Rp 9,74 Triliun

Pada perdagangan hari ini nilai transaksi yang terjadi mencapai Rp 9,74 triliun dengan volume trading sebanyak 153,91 juta lot saham.

IHSG Hari Ini Sukses Menguat dan Catat Transaksi hingga Rp 9,74 Triliun
KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNG
Suasana pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (22/11/2016). 

 TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,PONTIANAK - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) berakhir menguat pada perdagangan Rabu (9/1/2019) yakni melaju +0,15 persen (+9 poin) ke level 6.272.

Tercatat indeks LQ45 -0,07% ke level 996 poin, IDX30 -0,10% ke level 547 poin, Indeks JII -0,61% ke level 694, Indeks Kompas100 +0,13% ke level 1.283. Lalu untuk Indeks Sri Kehati +0,09% ke posisi 385. Indeks Sinfra18 +0,67% ke level 320.

Baca: Rebound, IHSG Berupaya Tembus Level Resisten

Baca: Global-Regional Melaju, IHSG Hari Ini Berpeluang Redam Tekanan Jual

Dari yang tribunpontianak.co.id kutip dari Ipot News, tercatat saham-saham teraktif yang diperdagangkan: SRIL, KPAS, ISAT, TLKM, BBRI, ADRO dan INDY. Selain itu untuk saham-saham top gainer LQ45: BMRI, JSMR, EXCL, ANTM, BKSL, INKP dan BJBR. Lalu saham-saham top loser LQ45: PTPP, WSBP, BBNI, HMSP, BRPT, TPIA dan SMGR.

Pada perdagangan hari ini nilai transaksi yang terjadi mencapai Rp 9,74 triliun dengan volume trading sebanyak 153,91 juta lot saham. Selanjutnya, pemodal asing melakukan aksi beli bersih (net buy) senilai Rp 836,80 miliar.

Sektor agri dan properti menjadi penopang utama laju IHSG . Kedua sektor tersebut menguat masing-masing +1,8 persen dan +0,77 persen. Sementara itu nilai tukar rupiah mengalami penurunan -0,14 persen ke level Rp14.125 (pukul 04:00 pm).

Bursa Asia

Market saham Asia menguat pada perdagangan hari Rabu (9/1) seiring optimisme para investor bahwa negosiasi konflik dagang USA dengan China yang berakhir hari ini menghasilkan kesepakatan.

MSCI Asia Pasific Index (tolok ukur pasar saham Asia Pasifik) menguat 1,5 persen, merupakan posisi tertinggi sejak 14 Desember.

Kegugupan ekstrim yang terjadi di pasar berkurang sebagian setelah pernyataan pelonggaran moneter the Fed sehingga cakupan jangka pendek bergeraknya dapat segera, demikian kata Analis UFJ Morgan Stanley, Norihiro Fujito.

"Berharap negosiasi konflik dagang USA-China membantu. Beberapa poin kesepakatan mungkin meningkatkan impor China dalam hal gas alam, kedelai dari USA. Tetapi akan sulit menyelesaikan masalah yang lebih struktural seperti hak kekayaan intelektual," tambahnya.

Indeks Nikkei 225 di bursa Jepang menguat cukup signifikan. Indeks Topix naik 1,1 persen. Indeks Kospi (Korsel) menguat signifikan naik 2 persen seiring saham unggulan seperti Samsung Electronics naik 3,94 persen. Posco naik 4,07 persen. SK Hynix naik 7,43 persen.

Market saham Australia menguat ditopang penguatan seluruh sektor. Indeks ASX200 naik mendekati 1 persen terutama mendapat dukungan dari penguatan saham-saham energi. Santos naik 1,4 persen. Woodside Petroleum naik 2,25 persen. Beach Energy naik 5,17 persen.

Sementara Indeks Hang Seng di bursa Hong Kong mampu bangkit ke zona hijau secara signifikan. Adapun market saham China pun di zona hijau. Indeks Shenzhen menguat 0,761 persen. Indeks dolar AS ke level 95,777 atau melemah dibanding sesi sebelumnya di kisaran level 96. 

Kurs yen berada di level 108,97 terhadap dolar AS atau melemah dibanding posisi kemarin di kisaran level 108,66. Dolar Australia di level $0,7155, menguat dibanding pada sesi sebelumnya di posisi $0,711.

Penulis: Nina Soraya
Editor: Nina Soraya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved