Global-Regional Melaju, IHSG Hari Ini Berpeluang Redam Tekanan Jual
Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pagi ini dihadapkan pada tren kenaikan indeks acuan di bursa saham global dan regional.
Penulis: Nina Soraya | Editor: Nina Soraya
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,PONTIANAK - Bursa saham Asia Rabu (9/1/2019) pagi dibuka di zona hijau.
Ini melanjutkan tren kenaikan indeks acuan di bursa saham utama Eropa dan Wall Street, yang diwarnai optimisme terhadap perundingan dagang AS-China yang berlanjut memasuki hari ketiga.
Baca: Aliran Listrik Bengkayang Terputus Pasca Cuaca Ekstrem
Baca: Harga Tiket Presale Konser Kodaline dan Cara Membeli, Waktu Penjualan Tiket Presale Terbatas
Mengawali perdagangan hari ini, indeks ASX 200, Australia dibuka naik lebih dari 0,4% didukung lonjakan harga saham sektor energi sebesar 1,34% seiring kenaikan harga minyak dunia.
Kenaikan indeks berlanjut 0,59% (34,00 poin) menjadi 5.756,40 pada pukul 8:10 WIB.
Pada jam yang sama indeks Nikkei 225, Jepang bergerak menguat 0,90% (182,40 poin) ke level 20.386,44 setelah dibuka melaju 0,71% dengan menempatkan sebagian besar sektor di zona hijau.
Indeks Kospi, Korea Selatan dibuka naik 0,56% diwarnai lompatan harga saham Samsung Electronic dan Posco sebesar 1,3% dan 1,6%, dan berlanjut melonjak 1,22% ke posisi 2.049,95.
Melanjutkan tren kenaikan global, indeks Hang Seng, Hongkong dibuka melonjak 1,40% (361,84 poin) ke level 26.237,29 pada pukul 8:35 WIB.
Indeks Shanghai Composite, China naik 0,39% menjadi 2.536,42.
Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pagi ini dihadapkan pada tren kenaikan indeks acuan di bursa saham global dan regional.
Setelah gagal bermanuver di zona hijau pada sesi perdagangan kemarin, ditutup turun 0,39% ke level 6.262.
Beberapa analis memperkirakan, pergerakan IHSG hari ini masih berpeluang menguat didukung rilis sejumlah data ekonomi dalam negeri yang positif, sehingga berpotensi mendorong capital inflow.
Secara teknikal sejumlah indikator mengindikasikan adanya potensi koreksi lanjutan dengan tekanan jual di area jenuh beli.
Tim Riset indo Premier berpendapat, sentimen positif dari kenaikan indeks bursa global seiring dengan optimisme investor terkait perkembangan pembicaraan dagang antara Amerika dan China.
“Ini diprediksi akan menjadi katalis positif untuk indeks harga saham gabungan,” tulis Tim Riset Indo Premier dalam rilisnya kepada tribunpontianak.co.id, Rabu (9/1/2019).
Sementara itu menguatnya nilai tukar rupiah dan harga komoditas seperti minyak mentah dan CPO akan menjadi tambahan sentimen positif di pasar. IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi menguat dengan rentang support di level 6.220 danresistance di 6.300.
Beberapa ekuitas yang direkomendasikan, antara lain;
Saham : WSBP (Buy, Support: Rp388, Resist: Rp404), HMSP (Buy, Support: Rp3.760, Resist: Rp3.920), SRIL (Buy, Support:360 Rp, Resist: Rp368), TINS ( Buy, Support : 756, Resist : 815)
ETF : XPFT ( SELL , Support: Rp535, Resist: Rp540), XIJI ( SELL , Support: Rp705, Resist: Rp720), XMTS ( SELL , Support: Rp526, Resist: Rp531)