Pemilu Bakal Dorong Pertumbuhan Industri Agro

Pada kuartal III/2018, industri agro mencatatkan pertumbuhan di angka 7,23 persen secara tahunan.

Pemilu Bakal Dorong Pertumbuhan Industri Agro
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / ISHAK
Konsumen tampak memilih beberapa produk yang dijual di DK Fresh Mart, Senin (19/6/2017)  

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, JAKARTA - Kementerian Perindustrian memasang target pertumbuhan sektor industri agro sebesar 7,10 persen pada tahun 2019, lebih tinggi dibandingkan capaian tahun lalu sekitar 6,93 persen.

Plt Direktur Jenderal Industri Agro Kemenperin, Achmad Sigit Dwiwahjono, menjelaskan kinerja sektor industri agro diproyeksi terdongkrak karena akan adanya lonjakan dari permintaan domestik pada momentum pemilihan umum (pemilu), seperti produk makanan dan minuman.

Baca: Sutarmidji Hadiri Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Kalbar

Baca: Zulkifli Hasan Sampaikan Trik-trik Berkampanye yang Tepat Kepada Masyarakat, Saat di Pontianak

“Di tahun politik ini, ada beberapa sektor yang bakal meraih peluang besar, di antaranya adalah industri makanan dan minuman,” ungkapnya seperti dikutip tribunpontianak.co.id dari laman Kemenperin, Senin (7/1/2019).

Pada kuartal III/2018, industri agro mencatatkan pertumbuhan di angka 7,23 persen secara tahunan.

“Kami optimistis, realisasi pertumbuhan industri agro di tahun 2019 akan lebih besar dari target 7,10 persen,” imbuhnya.

Selama ini, industri agro menjadi sektor andalan dalam memacu kinerja industri pengolahan nonmigas, yang juga turut menopang pertumbuhan ekonomi nasional.

“Pertumbuhan tersebut didukung oleh tumbuhnya masing-masing subsektor, seperti industri makanan dan minuman, industri hasil tembakau, industri pengolahan kayu, bambu dan rotan, industri kertas dan berbahan kertas, serta industri furnitur,” papar Sigit.

Pada semester I tahun 2018, industri agro menyumbang hingga 49,11 persen dari total produk domestik bruto (PDB) sektor nonmigas.

Di periode yang sama, ekspor dari industri agro berkontribusi mencapai USD23,26 miliar atau 26,43 persen terhadap total ekspor nasional.

“Artinya, produk-produk agro kita telah mampu berdaya saing global,” ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: Nina Soraya
Editor: Nina Soraya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved