lnflasi Kalbar 2018 Terkendali Pada Kisaran Berikut

Inflasi lndeks Harga Konsumen (IHK) Provinsi Kalimantan Barat tahun 2018 terkendali dan berada dalam target inflasi

lnflasi Kalbar 2018 Terkendali Pada Kisaran Berikut
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Grafik sumbangan inflasi kelompok pengeluaran Kota Pontianak pada Agustus 2017. 

Laporan Wartawati Tribun Pontianak, Maskartini
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Inflasi lndeks Harga Konsumen (IHK) Provinsi Kalimantan Barat tahun 2018 terkendali dan berada dalam target inflasi nasional 3,5 plus minus 1 persen (yoy).

Kepala Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia Provinsi Kalbar, Prijono lnflasi IHK Provinsi Kalbar Desember 2018 tercatat sebesar 3,85 persen (year on year), Iebih rendah dibandingkan tahun 2017 sebesar 4,09 persen (yoy) serta rata-rata inflasi tiga tahun terakhir sebesar 4,51 persen (yoy).

Dengan demikian, Kalbar tetap dapat menjaga inflasi IHK agar berada dalam kisaran sasarannya dalam tiga tahun terakhir.

Secara bulanan, inflasi IHK pada Desember 2018 meningkat didorong oleh naiknya tarif angkutan udara dan harga beberapa komoditas bahan makanan.

Baca: Edi Terus Kejar Target 100 Persen Target Air Bersih di Pontianak

Baca: Kebakaran Ruko di Sintang, Polisi Ungkap Kemunculan Api Awal dan Penyebanya

lnflasi IHK mencapai 1,13 persen (month to month), meningkat dan inflasi bu|an Ialu sebesar 0,17 persen (mtm).

Peningkatan tarif angkutan udara kata Prijono terjadi pada akhir tahun sebagaimana pola historisnya sebagai dampak meningkatnya jumlah penumpang di akhir tahun.

Adapun kenaikan harga komoditas bahan makanan antara lain disumbang oleh daging ayam ras dan telur ayam ras.

Kenaikan harga kedua komoditas ini Iebih dipengaruhi oleh meningkatnya permintaan, ditengah pasokan yang relatif normal.

Sementara itu, komoditas bahan pangan yang menahan inflasi Iebih tinggi adalah bayam, jagung manis, ikan tongkol, nanas dan udang basah.

Pada Januari 2019 tekanan harga diperkirakan masih terjadi, namun pada tingkat yang terkendali.

Terdapat beberapa risiko inflasi yang perlu di perhatikan yaitu masih relatif tingginya tarif angkutan udara menjelang akhir masa liburan sekolah serta harga daging ayam ras dan telur ayam ras.

Dalam rangka pengendalian inflasi, Tim Pengendalian lnflasi Daerah (T PID) Provinsi Kalbar akan terus memperkuat koordinasi kebijakan guna mencapai sasaran inflasi 2019 sebesar 3,5 plus minus 1 persen (yoy).

Penulis: Maskartini
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved