Angin Puting Beliung Rusak 102 Rumah Warga di Kabupaten Melawi

Bantuan sementara yang diberikan dengan menutup atap rumah warga yang rusak dengan menggunakan tenda.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Bencana angin puting beliung disertai dengan hujan deras merusak 102 rumah warga di Desa Pelempai Jaya dan Desa Nanga Ella, Kecamatan Ella Hilir, Kabupaten Melawi, Sabtu (29/12/2018) sekitar pukul 16.00 WIB, kemarin. 

Angin Puting Beliung Rusak 102 Rumah Warga di Kabupaten Melawi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG- Bencana angin puting beliung disertai dengan hujan deras merusak 102 rumah warga di Desa Pelempai Jaya dan Desa Nanga Ella, Kecamatan Ella Hilir, Kabupaten Melawi, Sabtu (29/12/2018) sekitar pukul 16.00 WIB, kemarin.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Melawi, Syafarudin menyampaikan akibat terjangan angin puting beliung ini dilaporkan 15 rumah rusak sedang dan 87 rumah rusak sedang.

Bencana angin puting beliung disertai dengan hujan deras merusak 102 rumah warga di Desa Pelempai Jaya dan Desa Nanga Ella, Kecamatan Ella Hilir, Kabupaten Melawi, Sabtu (29/12/2018) sekitar pukul 16.00 WIB, kemarin.
Bencana angin puting beliung disertai dengan hujan deras merusak 102 rumah warga di Desa Pelempai Jaya dan Desa Nanga Ella, Kecamatan Ella Hilir, Kabupaten Melawi, Sabtu (29/12/2018) sekitar pukul 16.00 WIB, kemarin. (TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA)

Baca: Mencekam! Video Detik-detik Puting Beliung Hancurkan Rumah Warga, Allahu Akbar, Innalilahi!

Baca: BREAKING NEWS: Angin Puting Beliung Terjang Kapuas Hulu, Sejumlah Bangunan Roboh

Baca: 2 Unit Rumah Warga Desa Bunut Tenggah Diterjang Angin Puting Beliung

"Puting beliung ini merobohkan pohon-pohon sehingga menutupi jalan desa. Kemudian merusak rumah warga, ada yang tertimpa pohon dan atap rumah terbang, merusak jaringan listrik," ujarnya, Senin (31/12/2018) pagi.

Dirinya menyatakan pihaknya sudah meninjau langsung ke lokasi bersama dengan personel TNI-Polri.

Bantuan sementara yang diberikan dengan menutup atap rumah warga yang rusak dengan menggunakan tenda.

Baca: Pernah Dikabarkan Tewas Pada Tahun 2004, Jet Li Curhat Kisah Dukanya Pernah Diterjang Tsunami

Baca: Jadwal Manchester City Vs Liverpool Big Match di Tahun Baru 2019: Jurgen Klopp Pesan Ini ke Salah Cs

Baca: Update Arus Lalu Lintas Di Jalan Ahmad Yani Sanggau, Senin (31/12/2018)

"Kendala kita di lapangan kekurangan peralatan dan personel. Kejadian ini sudah kita laporkan ke BPBD Provinsi. Kemarin juga kita sudah rapat koordinasi dengan Polsek dan Koramil. Kami mengimbau warga tetap menjaga diri," jelasnya.

Sementara itu, dikutip dari rilis yang disampaikan Polres Melawi bahwa telah dilakukan rapat koordinasi, pada Minggu (30/12/2018) kemarin, terkait dengan penanganan pasca bencana angin puting beliung di Kecamatan Ella Hilir.

Hasil yang diperoleh dari rapat koordinasi tersebut, hasil dari pengecekan dan pendataan yang telah dilakukan oleh BPBD Kabupaten Melawi terhadap rumah milik warga masyarakat yang terkena dampak angin puting beliung.

"Akan segera diberikan bantuan secepatnya oleh Pemerintah Daerah untuk bantuan awal kepada masyarakat berupa tenda kepada masing-masing rumah warga yang mengalami rusak berat," ujar Kapolsek Ella Hilir Ipda Moch Angga Bagus.

Terkait dengan kerawanan pasca bencana berupa aksi pencurian, penjarahan dan kebakaran. pihak keamanan dalam hal ini Polsek dan Koramil Ella Hilir akan melaksanakan patroli bersama-sama dengan unsur masyarakat desa.

Angin Puting Beliung Terjang Kapuas Hulu

Angin Kencang (Puting Beliung) juga sempat  menerjang sejumlah wilayah Kabupaten Kapuas Hulu, dan akibatnya sejumlah bangunan roboh, Minggu (30/12/2018).

Berapa informasi yang diterima oleh Tribun, wilayah yang terkena angin kencang seperti Putussibau Selatan, mengakibatkan bangunan di depan Pujasera Putussibau roboh.

Bangunan di depan Pujasera Putussibau roboh saat usai di Terjang Angin Puting Beliung, di Jl Gajahmada Putussibau, Minggu (30/12/2018).
Bangunan di depan Pujasera Putussibau roboh saat usai di Terjang Angin Puting Beliung, di Jl Gajahmada Putussibau, Minggu (30/12/2018). (TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA)

Setelah itu, Desa Pengembung Kecamatan Selimbau, sejumlah bangunan ikut roboh akibat diterjang angin kencang tersebut.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved