Harga Minyak Kelapa Sawit Mentah di Pasar Asia Alami Kenaikan

Penguatan harga komoditas agrikultur unggulan Indonesia dan Malaysia ini mencapai kenaikan setelah adanya kabar baik dari New Dehli, India

Harga Minyak Kelapa Sawit Mentah di Pasar Asia Alami Kenaikan
ISTIMEWA
Ilustrasi 

Harga Minyak Kelapa Sawit Mentah di Pasar Asia Alami Kenaikan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, JAKARTA - Petani sawit di Kalbar mengeluhkan harga TBS kelapa sawit yang rendah. 

Pulau Kalimantan merupakan daerah penghasil sawit terbesar setelah pulau Sumatra.

Kini sebagian masyarakat di Kalbar bergantung ekonomi dari kelapa sawit.

Turunnya harga TBS kelapa sawit saat ini dikeluhkan petani sawit asal Desa Jelai Hulu Kecamatan Kendawangan Kabupaten Ketapang, Ropinus mengakui kondisi anjloknya harga sawit membuat kemampuan ekonomi melemah.

Kondisi ini tentunya tidak dialami oleh dirinya saja, namun juga para petani lainnya. 

Baca: Petani Kalbar Harap Harga Sawit dan Karet Kembali Terdongkrak

Baca: Nilai Hilirisasi Industri Hanya Teori, Ini Desakan DPRD Kalbar Akan Anjloknya Harga Sawit dan Karet

"Kondisi harga jatuh ini membuat ekonomi masyarakat terpuruk. Kalau harga bisa kembali normal, geliat ekonomi masyarakat tentu akan meningkat," ungkapnya kepada Tribun Pontianak, Minggu (30/12/2018).

Ropinus berharap harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit dapat kembali pulih dan naik ke kisaran Rp 1.300. Sebab, saat ini harganya berada jauh di bawah angka itu.

"Kemarin itu paling tinggi Rp 1.300," katanya.

Kabar baik datang dari pasar minyak kelapa sawit mentah (CPO). 

Halaman
123
Editor: Rihard Nelson
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved