Sambut Natal Tahun Baru, Muhaimin: Mari Saling Mengasihi

Cak Imin, panggilan akrab Muhaimin Iskandar, juga meminta kita untuk mendoakan Indonesia agar selalu damai dan maju.

Sambut Natal Tahun Baru, Muhaimin: Mari Saling Mengasihi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Ketum PKB, Muhaimin Iskandar bersama Wasekjend DPP PKB, Daniel Johan saat acara haul Gus Dur belum lama ini.

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Tidak terasa Hari Natal sudah datang lagi. Umat Kristiani di Indonesia dan seluruh dunia sedang bersiap merayakan. Pohon-pohon natal dipasang dan dihias, lagu-lagu natal diputar, makanan dan kue disiapkan.

“Saya senang melihat Saudara-saudara Kristiani-ku mempersiapkan segalanya dengan suka cita. Kesibukan ini mengingatkan saya pada Idul Fitri, meski dengan cara yang berbeda. Semua hari besar agama sesungguhnya adalah semacam langkah pulang bagi pemeluknya. Perjalanan spiritual, personal sekaligus sosial ke dalam diri sendiri. Saling berdoa dan mendoakan, memaafkan dan dimaafkan, mari saling mengasihi,” ungkap Muhaimin Iskandar dalam rilisnya menyambut Natal dan Tahun Baru kepada Tribun Pontianak, Minggu (23/12/2018).

Cak Imin, panggilan akrab Muhaimin Iskandar, juga meminta kita untuk mendoakan Indonesia agar selalu damai dan maju.

Baca: Sutarmidji: Ajang CCBO bisa Jadi Sarana Promosi Destinasi Wisata

“Kepada para pastor dan pendeta yang memimpin ibadah, mari kita doakan Indonesia. Semoga kasih, suka cita dan damai sejahtera dikucurkan Allah Tuhan Yang Maha Baik kepada kita semua, dalam situasi seberat apa pun. Semoga sebagai bangsa yang besar dan kompleks, Allah selalu berkenan memberi kita kekuatan untuk saling percaya. Kita butuh lebih banyak suka cita, agar bisa menerima perbedaan dengan gembira dan lebih tenang. Apakah itu perbedaan pilihan politik, agama, adat, pemikiran, ataupun karakter,” tegas Cak Imin.

“Selamat Natal dan Tahun Baru saya ucapkan kepada seluruh keluarga Kristiani di negeri ini. Beribadahlah dalam damai bersama orang-orang yang kita cintai. Mari kembali ke fitrah diri, menjauhkan banyak prasangka dan kekuatiran. Dengan doa kita, Insya Allah negeri ini akan baik-baik saja. Kita tentu bekerja keras menjaga negeri ini dan rakyatnya. Namun selebihnya, percayakan saja kepada Allah. Karena Allah adalah jalan, kebenaran, dan hidup rakyat Indonesia,” jelas Cak Imin.

Baca: Inilah Nama-nama Artis yang Tewas Tersapu Ombak Tsunami di Banten & Lampung

Hal yang sama juga disampaikan oleh Daniel Johan, DPR RI dapil Kalbar agar perbedaan tidak menghalangi kita untuk erat bersaudara.

“Indonesia termasuk Kalbar itu besar karena kebhinekaannya, meski sangat beragam tapi kental dengan persaudaraan. Saya merasakan hal itu selama keliling ke desa-desa. Terakhir Desa ke-962 Sungai Deras. Meski dalam banyak hal kita berbeda, termasuk dalam pilihan politik, kita tetap saling mendoakan. Kemanusiaan jauh lebih tinggi dari urusan politik. Itulah kekuatan Indonesia, kekuatan Kalbar. Membangun Kalbar harus dilakukan secara bersama-sama dan gotong royong dari semua pihak,” ungkap Daniel menjawab media.

“Bergembiralah, saudaraku. Seperti Allah menggembirakan Maryam saat ia mengandung anaknya, Al Masih Isa, dulu. Sebagaimana juga warga bergembira dalam menyambut setiap hari raya Idul Fitri, Natal, dan Imlek dengan saling bersilaturahmi dan maaf-memaafkan lahir batin,” tutup Daniel.

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved