Jelang Natal PLN Pastikan Pasokan Listrik Aman

tentu ada pertanyaan mengapa jika daya surplus tapi masih terjadi pemadaman. Ia menjelaskan, tidak mungkin menampik faktor alam yang bisa menganggu

Jelang Natal PLN Pastikan Pasokan Listrik Aman
TRIBUNPONTIANAK/NINA SORAYA
GM PLN UIW Kalbar Richard Safkaur memeriksa persiapan peralatan saat Apel Siaga dan Gelar Pasukan jelang Natal dan Tahun Baru, Kamis (20/12/2018). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,PONTIANAK - Jelang Natal 2018 dan Tahun Baru 2019, PLN memastikan seluruh sistem kelistrikan di Kalbar sangat siap.General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Kalbar, Richard Safkaur, mengatakan bahkan saat ini untuk sisi pembangkit memiliki kelebihan atau cadagan daya hingga 120 MW.

“Seluruh sistem kami dalam posisi aman. Jadi jika lihat sisi ketercukupan sendiri, maka pembangkit kita itu cukup untuk melayani kebutuhan masyarakat. Bahkan di Sistem Khatulitiwa cadangan daya 120 MW,” katanya saat konferensi pers usai memimpin Apel Siaga Jelang Natal dan Tahun Baru, Kamis (20/12/2018).

Menurutnya tentu ada pertanyaan mengapa jika daya surplus tapi masih terjadi pemadaman. Ia menjelaskan, tidak mungkin menampik faktor alam yang bisa berkontribusi menganggu pada jaringan transmisi atau jaringan distribusi listrik ke pelanggan.

Baca: Polisi Amankan Pemodal Tabung Gas Subsidi Tak Berijin

Baca: Apresiasi Serapan APBD Kalbar Posisi 2 Se-Nasional Per November 2018, Ini Saran DPRD Kalbar Kedepan

“Memang dalam beberapa bulan terkahir ini fenomena alam terutama angin kencang terjadi di Kalbar, sehingga ini bisa menyebabkan pemadaman yang tak terencana,” papar Richard.

Dia mengatakan kegiatan apel siaga dan gelar pasukan ini merupakan wujud komitmen PLN dalam meningkatkan mutu layanan terutama jelang perayaan Natal dan Tahun Baru, serta perayaan-perayaan keagamaan lainnya.

Dijelaskannya pula langkah khusus yang dilakukan di antaranya penyusunan SOP jika terjadi gangguan listrik, agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan tepat. Upaya lain yang dilakukan adalah melakukan pendataan genset di gereja - gereja besar di Kalbar, distribusi genset ke kantor rayon dan unit layanan PLN.

“Kami berkomitmen akan terus meningkatkan mutu layanan. Siap melayani nonstop 24 jam sehari, 7 hari dalam seminggu,” tegas Richard.

Manajer UP3 Pontianak, Ari Prasetyo, menjelaskan upaya peningkatan mutu layanan serta pengamanan pasokan listrik merupakan hal utama yang kerap dilakukan oleh unitnya. Satu di antara yang rutin dilakukan adalah pemangkasan pohon terpadu untuk mengantisipasi terjadinya gangguan listrik.

"Secara rutin kami melakukan perawatan dan pemeliharaan instalasi listrik, melaksanakan SOP manajemen trafo distribusi, melakukan pemangkasan pohon di sepanjang jalur jaringan distribusi tentunya dengan berkoordinasi dengan Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Pontianak,” paparnya.

Diakuinya, potensi penyebab gangguan listrik yang sering terjadi dan fatal akibatnya yakni disebabkan oleh tali kawat layang - layang.

Menurutnya, agar kondisi kelistrikan membaik tentunya perlu perhatian dan partisipasi semua pihak. Terutama dalam mencegah terjadinya gangguan listrik yang disebabkan oleh ulah beberapa warga yang gemar bermain layang-layang terutama yang menggunakan tali kawat.

"Intensitas gangguan listrik akibat tali kawat layang - layang cukup tinggi, ini masalah klasik dan harus menjadi perhatian dan tanggungjawab kita bersama,” ujarnya.

Dia menyebutkan telah melakukan berbagai upaya persuasif, melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat.

“Perlu ketegasan aparat agar tali kawat jangan sampai ada. Sebab ini merugikan masyarakat termasuk bagi pemain layang - layang itu sendiri," ungkap Ari. 

Penulis: Nina Soraya
Editor: Nina Soraya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved