Citizen Reporter

HMJ AS IAIN Amalkan Tridarma Perguruan Tinggi 

Rapat dalam persiapan terselenggaranya kegiatan tanam 100 pohon dan kajian keilmuan ekonomi Islam. Kegiatan ini diberi nama Goes to Village.

HMJ AS IAIN Amalkan Tridarma Perguruan Tinggi 
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Kelompok Studi Ekonomi Islam Center for Islamic Economic Studies (KSEI CIES) dan Himpunan Mahasiswa Jurusan Akhwal Syakhsiyah (HMJ AS) menggelar rapat teknis di selasar Mahad Al-Jamiah IAIN Pontianak pukul 13.00 WIB, Sabtu (15/12/18). 

“Kekompakkan dari kawan-kawan panitia harus ada ya, agar kegiatan ini bermanfaat. Saya berharap kepada kawan-kawan untuk menguatkan kerja samanya, kalau ada masalah bilang aja, nanti kita bantu sama-sama.” Tegasnya

Sementara itu, ketua bidang acara Muhammad Fauzi mengatakan bahwa rangkaian kegiatan ini adalah ramah tamah dengan masyarakat desa Pasak Piang, penyerahan tanaman secara simbolis, dilanjutkan dengan penanaman pohon bersama masyarakat, kemudian kajian ekonomi Islam yang diisi oleh dosen IAIN Pontianak sendiri yaitu Dr. Dahlia Haliah Ma’u, M.H.I, dan terakhir penutupan. 

Khosin sebagai ketua Umum KSEI CIES menyampaikan keoptimisannya saat diwawancarai citizen reporter Tribun Pontianak. 

Menurutnya kegiatan ini dapat berjalan lancar, apalagi kegiatan ini bersinergi dengan HMJ AS. Selain itu, ia menginginkan masyarakat dapat memahami nilai-nilai ekonomi Islam dan bagaimana cara berekonomi yang benar menurut Islam.

“Kami sangat senang bisa bersinergi dengan HMJ AS, diharapkan dengan ini ekonom Rabbani dapat berkembang di Indonesia. Kami berinisiatif memulainya dari desa agar masyarakat desa tersentuh akan betapa pentingnya ekonomi Islam di kehidupan mereka. Semoga dengan ini masyarakat desa bisa menerapkan sistem ekonomi Islam sesuai tuntunan Rasulullah” ungkapnya

Dalam kesempatannya pula kepala bidang Pendidikan dan Latihan (kabid diklat) HMJ AS, Zainuddin, menyatakan harapannya agar kegiatan ini bisa menjadi langkah awal mahasiswa jurusan ekonomi Islam dan Akhwal Syaksiyah untuk menerapkan ilmu yang di dapat selama di kampus kepada masyarakat di desa.

“ Semoga kawan-kawan di Ekonomi Islam dapat menerapkan ekonomi Islam lebih baik lagi, begitu pula yang di jurusan Akhwal Syakhsiyah mudah-mudahan bisa mengembangkan hukum keluarga di masyarakat. Apa yang dipelajari di kampus, kita terapkan di tengah-tengah masyarakat. “ Ujarnya.

Zainuddin juga mengharapkan agar kampus IAIN Pontianak semakin dikenal oleh masyarakat luas. Bukan hanya jurusan Ekonomi Islam dan Hukum Keluarga saja, tetapi juga seluruh jurusan yang ada di kampus Islam satu-satunya yang negeri di Kalbar ini.

Penulis: Syahroni
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved