Ketua DPR RI Dorong OPM Ditetapkan Sebagai Organisasi Teroris, Ini Alasannya

Kalau kita mau, kita bisa mendesak PBB untuk memasukkan Organisasi Papua Merdeka sebagai organisasi teroris, sebagaimana definisi PBB itu sendiri

Ketua DPR RI Dorong OPM Ditetapkan Sebagai Organisasi Teroris, Ini Alasannya
Tribunnews/JEPRIMA
Bambang Soesatyo Ketua DPR RI 

Ketua DPR RI Dorong OPM Ditetapkan Sebagai Organisasi Teroris, Ini Alasannya

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mendorong pemerintah untuk menetapkan Organisasi Papua Merdeka (OPM) sebagai organisasi teroris.

Menurut Bamsoet, panggilan akrabnya, OPM menjadi dalang tindakan brutal, yakni melakukan pembantaian terhadap pekerja Trans Papua.

"Kalau kita mau, kita bisa mendesak PBB untuk memasukkan Organisasi Papua Merdeka sebagai organisasi teroris, sebagaimana definisi PBB itu sendiri. Sebab, mereka sudah membunuh secara brutal dan meneror warga sipil tidak berdosa," ucap Bamsoet dalam pidato penutupan masa sidang DPR, di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (13/12/2018).

Kemudian, Bamsoet mewakili seluruh anggota DPR mengutuk keras insiden pembantaian yang menimpa karyawan PT Istaka Karya. 

Baca: Aset 50 Orang ”Crazy Rich Indonesian” Cetak Rekor Baru Mencapai Rp 1.870 Triliun

Baca: KPU Berharap OSO Tidak Lakukan Gugatan Hukum Lanjutan, Cukup Terima Hasil Putusan

Selain itu, Bamsoet juga meminta pemerintah tegas dalam memburu pelaku pembantaian demi terciptanya Papua yang kondusif.

"DPR mengutuk keras kelompok pembantai bersenjata di Papua yang telah melakukan tindakan keji terhadap warga yang tidak berdosa. DPR juga berharap Pemerintah dapat mengambil tindakan tegas dan keras terhadap pelaku dan memulihkan kondisi keamanan di Papua," kata Bamsoet.

(tribunnews.com/chaerul umam)
 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ketua DPR Dorong Pemerintah Tetapkan OPM Sebagai Organisasi Teroris

Editor: Rihard Nelson
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved