Habib Bahar Tersangka, Sandiaga: Hukum Jangan Tajam Ke Oposisi Tapi Tumpul ke Penguasa

Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno meminta, semua pihak untuk menghormati proses penegakan hukum.

Habib Bahar Tersangka, Sandiaga: Hukum Jangan Tajam Ke Oposisi Tapi Tumpul ke Penguasa
KOMPAS.COM/ANTARA/Rivan Awal Lingga
Habib Bahar bin Smith (tengah) memasuki gedung saat akan menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (6/12/2018). Habib Bahar diperiksa sebagai saksi terlapor terkait video ceramahnya yang dianggap menghina Presiden Joko Widodo. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/ama. 

Habib Bahar Tersangka, Sandiaga: Hukum Jangan Tajam Ke Oposisi Tapi Tumpul ke Penguasa

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, JAKARTA - Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno meminta, semua pihak untuk menghormati proses penegakan hukum.

Dalam hal ini atas status tersangka yang dikenakan kepada Bahar bin Smith.

Habib Bahar sendiri menjadi tersangka dalam kasus dugaan ujaran kebencian.

Ia diduga telah melontarkan kata-kata tidak pantas kepada Presiden Jokowi.

Sandi meminta aparat penegak hukum berlaku adil dan obyektif terhadap kasus hukum yang ditangani.

Baca: Klasemen Liga Inggris: Hasil Chelsea Vs Man City Bikin Liverpool Aman di Puncak, MU-Arsenal Bertahan

Baca: 16 Pengusaha Tionghoa Sumbang Rp 460 Juta untuk Tim Prabowo-Sandiaga, Ini Daftarnya!

“Saya ingin kita semua sama-sama menghormati proses hukum,” tutur Sandi saat ditemui di daerah Pesanggarahan, Jakarta Selatan, Sabtu (8/12/2018).

“Namun tentunya kita menginginkan 130 hari lagi menuju pilpres ini suasananya sejuk damai dan ukhuwah islamiyah kita jaga keutuhannya,” ujar Sandi.

Ia berharap aparat Kepolisian memproses kasus hukum Habib Bahar bin Smith secara adil.

“Hukum jangan tajam ke opisisi, tapi tumpul ke penguasa,” tegasnya.

Halaman
123
Editor: Hasyim Ashari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved