Bupati Nasir Minta Kades Harus Disiplin Gunakan DD dan ADD

Pahami dan kendali benar kondisi di desa dengan data-data yang valid menyangkut indikator IDM dan profil desa,

Bupati Nasir Minta Kades Harus Disiplin Gunakan DD dan ADD
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Bupati Kapuas Hulu AM Nasir 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Sahirul Hakim

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Bupati Kapuas Hulu Abang Muhammad Nasir (AM.Nasir) mengingatkan kepada seluruh kepala desa (Kades), bahwa kades adalah suatu jabatan strategis dalam mendukung penyelenggaraan pemerintah daerah, oleh karena itu kades dituntut untuk memiliki pengetahuan yang lebih, sehingga mampu menyerap mengatasi segala bersangkutan PAUD terhadap pelayanan optimal kepada masyarakat.

"Tugas yang cukup berat tersebut, harus melakukan komunikasi koordinasi yang sangat memadai dengan semua komponen, untuk bersama-sama menyelenggarakan Otonomi desa dalam melaksanakan pembangunan desa, guna menuju kesejahteraan masyarakat. Sebagai seorang pemimpin hendaknya dapat menerima kritik dan saran dari masyarakat, serta melaksanakan tugas yang telah diamanahkan dengan segenap kemampuan yang ada," ujar Nasir, Minggu (9/12/2018).

Baca: Minggu, BMKG Prediksi Tiga Daerah ini Hujan Ringan

Maka dengan ini, Bupati Kapuas Hulu meminta kepala desa untuk menggunakan ADD dan DD yang efektif efisien keterbukaan, dan dapat dipertanggungjawabkan yang lebih berpihak kepada penuntasan kemiskinan, menciptakan ekonomi kerakyatan, dan pelayanan sosial dasar masyarakat seperti, pendidikan kesehatan serta tertib administrasi kependudukan di desa.

"Pahami dan kendali benar kondisi di desa dengan data-data yang valid menyangkut indikator IDM dan profil desa, sehingga program-program pembangunan desa benar-benar memberikan sentuhan terhadap perkembangan peningkatan status desa," ucapnya.

Terus kata Nasir, Kades harus disiplin dalam penggunaan keuangan desa, baik dana desa maupun alokasi dan desa serta tepat waktu dalam penyampaian pertanggungjawaban, sehingga tidak menghambat pencairan dana desa dan Alokasi Dana Desa tahap tahap berikutnya.

"Terus-menerus melakukan peningkatan pengembangan kemampuan semua penyelenggaraan pemerintah desa, lembaga pemberdayaan masyarakat desa, seperti PKK, karang taruna, dan lain-lain melalui diklat Bimtek workshop ataupun kegiatan edukasi lainnya," ungkapnya. 

Penulis: Sahirul Hakim
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved