Tercatat! 2366 Pekerja Migran Indonesia Bermasalah yang Ditangani Oleh BP3TKI Pontianak Tahun Ini

Andi menjelaskan kebanyakan TKI ini tidak mempunyai dokumen lengkap, beberapa ada yang memiliki namun sudah habis masa berlakunya

Tercatat! 2366 Pekerja Migran Indonesia Bermasalah yang Ditangani Oleh BP3TKI Pontianak Tahun Ini
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ DAVID NURFIANTO
TKI saat menjalani pendataan oleh BP3TKI di Kantor Dinas Sosial Kalimantan Barat, Jalan Sutan Syahrir Abdurahman, Jumat (7/12/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak David Nurfianto

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Sepanjang tahun 2018, Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Pontianak, telah menerima 2366 WNIO/PMIB yang dipulangkan ke Indonesia.

Kepala seksi perlindungan dan pemberdayaan BP3TKI pontianak, Andi Kusuma Irfandi mengatakan hingga Sabtu (8/12/2018) terdaftar 2366 WNIO/PMIB ditangani oleh BP3TKI Pontianak.

Baca: Cerita TKI Harus Bayar Hingga 3 Juta Kepada Agen Untuk Bekerja di Malaysia

Baca: Malaysia Kembali Pulangkan 150 TKI, 44 Orang Asal Kalbar

"Data tersebut diperoleh dari P4TKI Entikong, P4TKI Sambas dan Help Desk Bandara Supadio BP3TKI Pontianak, dari 2366 ini, warga Kalbar 858 dan Luar Kalbar 1408," ujarnya saat dihubungi Tribun, Sabtu (8/12/2018).

Andi menjelaskan kebanyakan TKI ini tidak mempunyai dokumen lengkap, beberapa ada yang memiliki namun sudah habis masa berlakunya dan tidak diperpanjang.

"Tindak lanjutnya penanganan, pihak BP3TKI sudah menyerahkan mereka kepada Dinsos, kemungkinan akan dipulangkan kekampung halaman masing-masing," tuturnya.

Dihubungi secara terpisah, Kepala Dinas Sosial Kalimantan Barat, Yuline Marhaeni mengatakan pihaknya sudah memulangkan TKI yang telah di serahkan oleh pihak BP3TKI Pontianak.

"Sampai awal Desember kami telah memulangkan 2190 WNI, namun data tersebut hanya WNI yang kami terima langsung di Dinsos, tidak terhitung data WNI yang langsung dipulangkan kedaerahnya tanpa melalui Dinsos," tutupnya.

Penulis: David Nurfianto (DAP)
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved