Mayat di Pasar Puring Siantan

Sidik Jari Ungkap Identitas Temuan Mayat Tak Dikenal di Depan Dealer Honda

Sosok pria tak dikenal yang merenggang nyawa di depan Dealer Honda Jalan Khatulistiwa akhirnya terungkap.

Sidik Jari Ungkap Identitas Temuan Mayat Tak Dikenal di Depan Dealer Honda
Ilustrasi
Temuan Mayat

Laporan Wartawan Tribun Pontianak David Nurfianto

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Sosok pria tak dikenal yang merenggang nyawa di depan Dealer Honda Jalan Khatulistiwa akhirnya terungkap.

Jenazah diketahui bernama Bong Ketmin Wijaya (47), kelahiran Bengkayang 25 Desember 1971, yang merupakan warga Jalan Gusti Situt Machmud, RT 004/012 Pontianak Utara.

Diketahui pria tersebut sehari-hari bekerja sebagai supir.

 Sebelumnya ditemukan terbaring di depan Dealer Honda Jalan Khatulistiwa, Kelurahan Siantan Tengah, Kecamatan Pontianak Utara, Rabu (5/12/2018)

Anggota Inafis Satreskrim Polresta Pontianak, Bripka Agung Utomo menjelaskan pengungkapan identitas ini diketahui setelah tim Inafis Polresta Pontianak Kota melakukan proses identifikasi sidik jari dan face recognition pada Jum'at (7/12/2018) malam.

Baca: Dul Beri Hadiah Spesial untuk Maia Estianty di Indonesian Idol Junior RCTI, Rossa Histeris!

Agung yang saat ini tengah di Jakarta untuk keperluan dinas, mengaku berkoordinasi dengan anggota yang ada di Pontianak.

"Saya minta data rekaman sidik jari dari personel di Pontianak, yang direkam dengan tinta daktiloskopi dan kertas ak23. Selanjutnya saya edit atau bersihkan, dan lakukan pencocokan dengan software," terangnya saat dihubungi Tribun, Sabtu (8/12/2018).

"Setelah muncul data yang bersangkutan, untuk memastikan keakuratannya dilakukan proses manual. Hingga hasilnya identik baik sidik jari maupun wajah melalui face recognition," imbuhnya.

Pihaknya, lanjut Bripka Agung, hanya melakukan visum dan tidak melakukan proses autopsi, dikarenakan tidak menemukan adanya tanda kekerasan pada tubuh jenazah.

Luka di bagian wajah yang sebelumnya ditemukan, diduga karena gesekan aspal, tempat Bong terbaring lemas sebelum tewas.

"Autopsi dilakukan apabila ditemukan kecurigaan adanya tanda kekerasan. Dilihat dari tanda fisik, bisa jadi karena gesekan aspal, sebab korban ditemukan terbaring di aspal," katanya.

Sementara Plh Kanit Reskrim Polsek Pontianak Utara, Ipda Sani mengatakan sampat saat jenazah saat ini masih berada di kamar jenazah RSUD dr. Soedarso Pontianak.

Menurutnya pihak kepolisian belum menemukan sanak famili dan masih mencari sanak famili dari yang bersangkutan.

"Jenazah masih di Soedarso, kami sedang mencari keluarganya," tutup Sani.

Penulis: David Nurfianto (DAP)
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved