Earth Hour, Kampanye Hemat Energi Hingga Malam Puncak Selebrasi

Saat ini, di Pontianak ada sekitar 40 orang yang aktif untuk melakukan kegiatan dan kampanye, kebanyakan dari mereka terdiri dari para Mahasiswa

Earth Hour, Kampanye Hemat Energi Hingga Malam Puncak Selebrasi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Beragam kegiatan yang digelar Earth Hour (EH) yang merupakan sebuah gerakan komunitas atau sekelompok orang yang menyuarakan isu lingkungan yang berfokus pada perubahan iklim. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Bella 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Earth Hour (EH), adalah sebuah gerakan komunitas atau sekelompok orang yang menyuarakan isu lingkungan yang berfokus pada perubahan iklim.

Kehadiran EH, di lebih dari 60 Kota di Indonesia, berawal dari sebuah kampanye simbolis di Sydney (Australia) pada tahun 2007 dan di Jakarta (Indonesia) pada tahun 2009.

Baca: Pabali Musa : Silaturahmi Penting Untuk Menyatukan dan Membangun Kebersamaan

Baca: BI-GenBI Tanam 1.000 Pohon di Kawasan Eks Tambang Mandor

Di Pontianak, EH sendiri telah ada sejak tahun 2012, dan memasuki tahun ke delapan pada 2019 mendatang.

Saat ini, di Pontianak ada sekitar 40 orang yang aktif untuk melakukan kegiatan dan kampanye, kebanyakan dari mereka terdiri dari para Mahasiswa, meskipun ada juga yang berasal dari Swasta, Pekerja LSM, Guru Les dan lainnya.

"Earth Hour sebenarnya adalah gerakan mengajak orang, komuntias, instansi dan Pemerintahan untuk melakukan aksi hemat energi dan aksi hijau ramah lingkungan," kata I Wayan Bayu Anggara, Koordinator Kota EH Pontianak.

Beragam kegiatan yang digelar Earth Hour (EH) yang merupakan sebuah gerakan komunitas atau sekelompok orang yang menyuarakan isu lingkungan yang berfokus pada perubahan iklim.
Beragam kegiatan yang digelar Earth Hour (EH) yang merupakan sebuah gerakan komunitas atau sekelompok orang yang menyuarakan isu lingkungan yang berfokus pada perubahan iklim. (TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA)

Berbagai kegiatan dan kampanye hemat energi dilakukan oleh para volunteers EH, School Campaign, Aksi Penanaman Manggrove dan Pohon, Aksi Pungut Sampah, Media Online Campaign, Radio Campain, serta Aksi memperingatan Hari Lingkungan.

"Kami kampanye ke sekolah-sekolah, biasanya kami masuk ke pelajaran Lingkungan Hidup. Kegiatannya, mengenalkan tentang Earth Hour, cara menjaga lingkungan, aksi-aksi apa yang bisa kita lakukan untuk lingkungan, mengapa menjaga lingkungan itu perlu. istilahnye seperti sosialisasi menjaga lingkungan," terang Wayan.

Beragam kegiatan yang digelar Earth Hour (EH) yang merupakan sebuah gerakan komunitas atau sekelompok orang yang menyuarakan isu lingkungan yang berfokus pada perubahan iklim.
Beragam kegiatan yang digelar Earth Hour (EH) yang merupakan sebuah gerakan komunitas atau sekelompok orang yang menyuarakan isu lingkungan yang berfokus pada perubahan iklim. (TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA)

Ada juga aksi Reusable Bag, yang biasanya dimasukan bersama School Campaign, yaitu mengajarkan para siswa untuk membuat Tas Belanja dari kaos bekas yang sudah tidak dipakai, supaya bisa digunakan sebagai pengganti penggunaan kantong Plastik ketika berbelanja.

Sedangkan untuk puncak perayaan EH, yang di Pontianak sering disebut Malam Selebrasi EH dilakukan dengan cara yang sama setiap tahunnya dan secara serentak diseluruh dunia.

"Agendanya pada Sabtu terakhir di bulan Maret, dengan acara puncak mematikan listrik selama 1 jam dari pukul 20.30 hingga 21.30 waktu setempat," kata Wayan.

Beragam kegiatan yang digelar Earth Hour (EH) yang merupakan sebuah gerakan komunitas atau sekelompok orang yang menyuarakan isu lingkungan yang berfokus pada perubahan iklim.
Beragam kegiatan yang digelar Earth Hour (EH) yang merupakan sebuah gerakan komunitas atau sekelompok orang yang menyuarakan isu lingkungan yang berfokus pada perubahan iklim. (TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA)
Penulis: Bella
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved