Atbah Ajak Mahasiswa Tak Sebarkan Berita Hoaks

Atbah mengatakan bahwa mahasiswa memiliki inisiatif yang luar biasa untuk membangun nilai-nilai persaudaraan dan kebersamaan.

Atbah Ajak Mahasiswa Tak Sebarkan Berita Hoaks
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ DAVID NURFIANTO
Bupati Sambas, Atbah Romin Suhaili saat menyampaikan tausiyah pada acara Tabligh Akbar yang diselenggarakan Asrama Mahasiswa Sambas di Auditorium Universitas Tanjungpura, Sabtu (8/12/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak David Nurfianto

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Bupati Sambas, Atbah Romin Suhaili mengajak mahasiswa untuk tidak menyebarkan berita bohong (Hoaks).

Hal ini disampaikannya usai acara Tabligh Akbar yang diselenggarakan Asrama Mahasiswa Sambas di Auditorium Universitas Tanjungpura, Sabtu (8/12/2018).

Baca: Pemerintah Kalbar Ajak Mahasiswa Bijak Dalam Bermedia Sosial

Baca: Asrama Mahasiswa Sambas Gelar Tabligh Akbar, Dihadiri Langsung Bupati Sambas

Atbah mengatakan bahwa mahasiswa memiliki inisiatif yang luar biasa untuk membangun nilai-nilai persaudaraan dan kebersamaan.

Terutama mahasiswa Kabupaten Sambas dan ada juga kepada mahasiswa yang berasal dari kabupaten lainnya.

"Diharapkan kedepannya acara seperti ini semakin berkualitas dan bisa memberikan pesan dukungan terhadap pembangunan di kabupaten Sambas," imbuhnya.

selain itu, Atbah menegaskan menjelang tahun pesta politik peranan mahasiswa diharapkan mampu untuk berkontribusi dalam menjaga kenyamanan, keamanan dan ketentraman, serta ketertiban di masyarakat.

Atbah menambahkan Mahasiswa harus bisa menjauhi segala macam hal yang tidak kita inginkan dalam perjalanan proses demokrasi di Negara ini.

"Jangan ada menghina, saling menghujat, saling menyebar berita bohong, kebencian antar sesama, serta black campain. kita adalah satu bangsa yang dipersatukan oleh Pancasila, UUD 45, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika dan ini semua kesepakatan Kita," terangnya.

Atbah mengungkapkan bahwa perbedaan hanya ada pada pilihan caleg maupun capres, serta hanya dalam waktu sekian detik saja.

"Tapi sebelum dan sesudah itu kita tetap satu dengan didasari empat pilar kebangsaan. Tetap pererat hubungan silaturahmi antar sesama anak bangsa dan jangan pernah ikut berkontribusi dalam urusan memecah belah bangsa. Harus tetap diingat dalam hati bahwa NKRI harga mati," pungkas Atbah.

Penulis: David Nurfianto (DAP)
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved