Andrew Yuen: Hasil Survei Nasional Belum Menggambarkan Apapun

Yang pasti sejak dua bulan yang lalu memang kerjaan saya setiap bulan membaca hasil survei, tapi memang skalanya survei nasional

Andrew Yuen: Hasil Survei Nasional Belum Menggambarkan Apapun
Kompas.com/Fabian Januarius Kuwado
Capres Joko Widodo dan Prabowo Subianto 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Juru Bicara TKD Jokowi-Amin di Kalbar, Andrew Yuen menuturkan jika hasil survei nasional masih belum menggambarkan apa-apa.

Menurutnya, jika membaca hasil survei tentu harus melihat periodesasi survei.

Survei, kata dia, hanya pemetaan untuk memotret gejala, fenomena pada waktu yang ditentukan, misalnya periode november dipotret kondisi bulan november kondisinya seperti ini, survei, lanjutnya, gambaran soal tren, kondisi, tantangan peluang dan segala macam.

"Saya kalau membaca survei tentu tidak membaca hasil yang berapa persentase siapa menang siapa kalah, tapi gejala dibalik itu, analisisnya tentu akan berbeda," katanya, Jumat (7/12/2018).

Baca: Kejari Kapuas Hulu Gelar Pertemuan dengan Wartawan, Ini Persoalan Yang Dibahas  

"Yang pasti sejak dua bulan yang lalu memang kerjaan saya setiap bulan membaca hasil survei, tapi memang skalanya survei nasional," timpanya.

Menurut Yuen, Survei nasional samplingnya hanya beberapa ribu secara nasional, ia pun mendengar misalnya di populi center menggelar survei, Kalbar hanya mendapat tiga sample, tiga PSU.

Tiga PSU, kata dia, otomatis hanya tiga puluh sampel responden, ditiga titik yang berbeda, dan dengan kondisi seperti itu tidak menggambarkan Kalbar secara komprehensif.

Walaupun begitu, menurutnya jika semua memungkinkan, memang pihaknya ada rencana untuk melakukan survei diskala lokal pada level provinsi, dengan pemetaan lebih detail didaerah masing-masing.

Baca: Hadiri Verifikasi Faktual, Lurah Kedabang Siap Bantu Proses Pemekaran Kecamatan Sintang Barat

"Survei nasional buat saya tidak menggambarkan apapun, selain katakanlah peluang hari ini elektabilitas pasangan A lebih diatas atau pasangan B tertarik sekian-sekian, sampling PSUnya juga kecil banget, tapi sebagai gambaran fenomena yes, ada beberapa nilai dan informasi yang kita dapat, tren yang sama naik atau turun diperiode berbeda akan menggambarkan ada kenaikan atau penurunan, tapi seberapa pengaruhnya kita tidak tau karena harus membaca hasil survei secara keseluruhan," tutupnya.

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved