Sitem Perangkingan CPNS, Ini Penjelasan Plt Kepala BKPSDM Kabupaten Sekadau

Plt. Kepala BKPSDM Ignasius Boni menjelaskan, pada intinya hasil dari pada SKD kelulusannya hanya ada 37 peserta. Dari 37 peserta yang lulus

Sitem Perangkingan CPNS, Ini Penjelasan Plt Kepala BKPSDM Kabupaten Sekadau
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Plt. Kepala BKPSDM Ignasius Boni menjelaskan, pada intinya hasil dari pada SKD kelulusannya hanya ada 37 peserta. Dari 37 peserta yang lulus hanya mengisi 17 formasi jabatan yang dibuka dari total 81 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rivaldi Ade Musliadi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Plt. Kepala BKPSDM Ignasius Boni menjelaskan, pada intinya hasil dari pada SKD kelulusannya hanya ada 37 peserta. Dari 37 peserta yang lulus hanya mengisi 17 formasi jabatan yang dibuka dari total 81.

"Dan sisanya kita melakukan sesuai dengan SK Permenpan terbaru, artinya bagi formasi yang tidak terisi maka dilakukan perengkingan. Dan diambil 3 besar setiap formasi," ujarnya usai mendampingi Wabup Aloysius berkunjung ke Kantor Regional V Badan Kepegawaian Negara (BKN) Jakarta, Kamis (6/12).

Ia merincikan, sistem perengkingan dilakukan bagi formasi yang kosong, formasi yang tidak lulus passing grade. Kalau yang sudah lulus passing grade sudah mutlak.

Baca: Pemkab Sekadau Berkoordinasi Langsung ke BKN Terkait Hasil Tes CPNS

"Lulus (passing grade) satu ya satu, kalau lulus lebih daripada 3 kita tetap cari tiga besar untuk saru formasi jabatan. Nah bagi yang tidak ada lulus pada passing grade, itu yang kita cari melalui rangkin, itu penjelasan tadi dari BKN. Rangking ini berdasarkan nilai tertinggi, kita ambil 1 2 3, dan itu belum tentu lolos nanti karena masih ada SKB," terangnya.

Boni melanjutkan, penentuan kelulusan yang bisa ikut tahap selanjutnya itu sepenuhnya dilakukan oleh tim Pansel BKN. Tugas Pemkab, kata dia, hanya sebagai pemberi fasilitas seoerti tempat tes.

"Kita disini (Pemkab) hanya sebagai fasilitator, tidak ke teknisnya. Untuk hal-hal yang lain kita tidak diikutsertakan, karena semuanya tim pansel, kita hanya pemberi fasilitas saja," jelas Boni.

Untuk pelaksanaan tahapan tes selanjutnya pada 12 Desember mendatang, Boni mengatakan ada sekitar 171 peserta yang mengikuti. Namun, kata dia, meskipun tidak ada passing grade nya, tapi nilainya bisa dilihat seperti tes SKD.

"Jadi nilainya bisa dilihat langsung secara online seperti tes kemarin, jadi tidak ada yang ditutupi atau bermain dari belakang. Semuanya terbuka dan transparan," tegas Boni.

Penulis: Rivaldi Ade Musliadi
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved